Tampilkan postingan dengan label Pesan Pemimpin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesan Pemimpin. Tampilkan semua postingan

20/02/16

Doa Pagi 20 Februari 2016

Sharing @Cris
Ketaatan membuat terobosan. Sesuatu yang mustahil akan terjadi. Pandanglah kekekalan yang membawa hidupmu. Waktu kita mengalami kesulitan dan melihat sesuatu mustahil, taat kepada firman Tuhan maka akan mengalami terobosan.

Banyak orang hidupnya fokus kepada pernikahan, sehingga pernikahan menjadi penting. Kita tidak lagi melihat kekekalan sehingga justru kita banyak melihat apa yang kelihatan yaitu masalah-masalah keluarga, masalah keuangan, masalah anak sehingga kita lupa untuk melakukan kehendak Bapa. Akhirnya kita kehabisan waktu. Kenapa terjadi karena fokusnya salah, tidak melihat kepada kekekalan. Waktu saya mulai melihat kepada kekekalan, saya tidak melihat kepada yang sementara, masalah keuangan saya, anak saya, istri saya dan justru waktu saya melihat pada kekekalan, saya tidak lagi melihat itu sebagai masalah. Inilah yang menjadi rahasia kehidupan Paulus.

Ada kesaksian:
• Hendra tinggal di Gunung Sindur tentang mempersembahkan anggota tubuh didalam keluarga dan pekerjaan.
• Dani tinggal di Sector 7 tentang perkatakan dan pikiran yang harus dipersembahkan sebagai orang yang sudah menjadi Kristen Lama. 
• Sandra tinggal di Alam Sutra tentang fokus kehadiran orang dalam komsel, memakai kekuatan sendiri dan tidak memakai cara Tuhan. Mempersembahkan pikiran bahwa komsel itu milik Tuhan.
• Danish tinggal di Taman Palem Karawaci tentang pikiran dan mulut. Mau memikirkan hal-hal baik dan mulia. Memperkatakan kebenaran Tuhan.

Mempersembahkan dimulai dari saya. 
Waktu menyerahkan pikiran kepada Kristus maka pikiran lebih terbuka dan melihat banyak area-area dalam hidup yang perlu diubah. Kita bukan hanya bersandiwara dalam banyak pertemuan-pertemuan tetapi menceritakan dan meneguhkan apa yang terjadi. Bukan acaranya tapi kehidupan didalam menghidupi kebenaran. Persembahkan komsel kepada Tuhan sehingga bukan cara kita tapi caranya Allah.

Fil 2:12-18
Ayat 13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.

02/02/16

˙·٠•●♥ ✞ ALLAH PUNYA RENCANA INDAH UNTUKMU ✞ ♥●•٠·˙

Kadang Tuhan memberi jalan panjang bagimu sehingga kakimu kuat setegar karang. Dia juga memberi beban berat bagimu supaya bahumu kokoh seperti baja. Kalau Tuhan menyediakan air mata bukan berarti kamu harus cengeng dan menangis setiap saat. Namun supaya kamu berjuang mengobah air mata itu menjadi mata air. Semuanya sudah terencana baik dan indah demi kebahagiaanmu. Di ujung sana ada impian yang harus kamu raih dan gapai. Maka, hidup bagaikan seseorang yang sedang mencari mata air di padang gurun. Dia harus melewati jalan panjang untuk mencapainya. Dia harus bepeluh keringat untuk menggapainya. Dia sering jatuh. Dan ketika dia meraih impiannya dan menikmati sumber matar air itu, sesaat itu juga ia tidak akan mengingat segala tetesan keringat yang mengucur. Air mata berubah menjadi mata air. Kebahagiaan yang ia rasakan melebihi segala perjuangan yang ia telah lalui.

Para sahabat terkasih, hidup memang tidak gampang namun Allah memberi kekuatan bagimu untuk menjalaninya. Tak satupun luput dari genggaman kasih Allah. Tangan-Nya senantiasa menopangmu. Belaskasihan-Nya menyelimutimu. Tetaplah bersabar sambil berdoa. Dia punya rencana indah untukmu. Karena itu berpengharapan lebih baik daripada putus asa, berjuang lebih indah daripada mengeluh, dan optmis lebih baik daripada pesmis. Setiap orang punya masalah sendiri tetapi Tuhan memberikan kekuatan baginya untuk mengatasinya. Setiap keluarga juga punya masalah masing-masing namun Dia mengajak mereka untuk membuat yang terbaik dan jangan berjuang sendiri. Dan terpenting Dia menguatkanmu lewat rahmat-Nya. Maka impian yang ada di ujung sana akan bisa kamu raih bersama Dia penyelenggara hidupmu.

Kasih Karunia TUHAN YESUS Menyertai PELAKU FIRMAN Semua...

[ Pastor Yos ]

09/01/16

Saya bisa memulai sendiri tapi saya tidak bisa menyelesaikannya sendiri.

Doa Pagi GS, 9 Jan 2016
Sharing @Andri

Filipi 4 : 4-9
Di tahun 2015, banyak hal yang membuat kita kuatir dan takut sehingga membuat kita menjadi tidak bergerak. Dalam firman dikatakan naikkanlah segala hal dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Seringkali ketakutan membuat kita tidak bisa bersyukur dan mudah mengeluh. Seharusnya kita menyatakan keinginan kita kepada Tuhan di dalam doa bukannya keluhan-keluhan tapi ucapkan berkat dan syukur. Saat ini apa saja yang menjadi pergumulan kita, mari kita nyatakan segala keinginan kita dalam doa dan mengucap syukur.

Penyataan Allah:
• 1Tesalonika 5:16-22
• Filipi 4:7
• Roma 15:13
• Yesaya 43:1-2
• Efesus 1:11
• Amsal 16:1-3
• Yohanes 15:1-4
• Filipi 3:7-14
• 2 Tesalonika 2:14-17
• 2 Korintus 9:7

Sharing @Cris

Saya bisa memulai sendiri tapi saya tidak bisa menyelesaikannya sendiri.

Apa yang telah kami lihat, terima, dengar ini bicara teladan Paulus. Paulus berani berkata kepada muridnya ikutilah teladanku. Apakah kita memberi teladan hidup kepada orang yang kita muridkan. 
Paulus bukan hanya berkata-kata tapi memang menghidupinya.
Paulus menghidupinya melalui penderitaan. Orang benar tidak luput dari penderitaan namun bukan karena penderitaan akibat kebodohan sendiri. 
Di firman ini Paulus membagikan hidup yang dilakukannya dan memberi teladan bagi orang-orang percaya. Saya juga harus memberi teladan kepada orang lain.

Roma 8 : 1-17
Roma 8 adalah klimaks dari Roma 6 dan 7 
>> bicara tentang hidup dalam roh dan tidak hidup dalam dosa
Roma 6 bicara tentang dosa.
Roma 7 bicara hukum taurat. 

Roma 8 menggambarkan kasih karunia dan hidup oleh Roh bukan lagi hidup oleh dosa dan hidup berdasar hukum taurat. Inilah hidup saya sekarang yaitu hidup di dalam Roh.
Roma 8:17
(17) Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

31/12/15

Ps Sumarno Kosasih: Jangan Fokus Pada Masa Lalu

Jangan fokus kepada hal-hal yang masa lalu agar kita harus terus move on.., 

Renungan ibadah akhir tahun 2015 oleh Pak Sumarno Kosasih :

Ibrani 12 : 1
Filipi 3 : 12-14

4 hal yang harus ditinggalkan dan dilepaskan adalah :

1. Beban atau rasa kuatir yang begitu merintangi kita, tidak semua hal harus diurus
2. Tinggalkan pengalaman-pengalaman kita
3. Ingatan masa lalu tentang hal-hal yang pernah kita sesali
4. Lepaskan pengalaman yang menyenangkan dan membuat kita ingin balik ke belakang

Serahkan semua kepada Yesus, fokus kepada hal-hal yang dijanjikan Tuhan sebab rancangan Tuhan pasti yang terbaik buat kita di tahun depan.

01/06/13

Enthusiasm

Hari-hari ini, saya sedang merenungkan pentingnya hidup kita dipimpin oleh Firman Tuhan. Cara pandang kita sering dipengaruhi oleh filosofi dunia sehingga hidup kita tidak mengalami “lebih dari pemenang” (Rm. 8:37). Cara pandang, cara hidup, cara berbisnis, cara bergereja, cara berkeluarga, cara mencari jodoh, cara memimpin, dan sebagainya, semuanya harus ditentukan oleh kebenaran Tuhan. Apapun yang Anda sedang alami, ingatlah bahwa hidupmu tidak ditentukan oleh situasi, keadaan saat ini,atau perkataan orang lain, tetapi oleh perkataan Tuhan.
Topik dalam Build edisi Juni ini adalah “ENTHUSIASM”. Antusiasme tidak lahir karena pengaruh luar: karena gaji naik, keuntungan bertambah, bisnis berkembang, pelayanan luar biasa, keluarga diberkati atau apapun. Antusiasme lahir karena Anda yakin ada dalam rencana Tuhan, Anda sedang melakukan kehendak Tuhan, Anda tetap mempercayai Tuhan sekalipun sedang mengalami penderitaan,

11/05/13

Aman dalam perlindungan Allah

Mazmur 17:1-15 "Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayapMu terhadap orang-orang fasik yang menggagahi aku terhadap musuh nyawaku yang mengepung aku."

Kalau ada orang yang coba menyentuh biji mata kita, saya percaya kita akan melindungi mata kita dengan cara apapun. Karena mata merupakan bagian tubuh yang sangat lemah dan sensitif. Kita pasti tidak membiarkan orang menjamahnya.

Kalau kita dipelihara Allah seperti biji mataNya, itu berarti proteksi Allah dalam hidup kita sangat kuat. Kalau demikian apa yang harus kita takutkan dan kepada siapa kita takut? Dalam segala keadaan Tuhan tidak pernah lalai melindungi kita. Amin

01/05/13

Moving Forward

Tanpa terasa kuartal pertama tahun ini sudah kita lewati. Apa saja yang sudah terjadi selama 4 bulan kemarin? Apakah visi yang Tuhan taruh dalam hati kita di tahun ini sudah tercapai? Atau paling tidak, apakah kita masih/sedang bergerak maju menuju visi tersebut? Di antara banyak tantangan dan rintangan yang pasti kita hadapi, kita tidak boleh berhenti atau bahkan mundur, karena tanah perjanjian menanti kita, sama seperti perjalanan Bangsa Israel di dalam Firman Tuhan di Ulangan 1:3-15:
“Pada tanggal satu bulan sebelas tahun keempat puluh berbicaralah Musa kepada orang Israel sesuai dengan segala yang diperintahkan TUHAN kepadanya demi mereka, setelah ia memukul kalah Sihon, raja orang Amori, yang diam di Hesybon, dan Og, raja negeri Basan, yang diam di Asytarot, dekat Edrei. Di seberang sungai Yordan, di tanah Moab, mulailah Musa menguraikan hukum Taurat ini, katanya: "TUHAN, Allah kita, telah berfirman kepada kita di Horeb, demikian: Telah cukup lama kamu tinggal di gunung ini. Majulah, berangkatlah, pergilah ke pegunungan orang Amori dan kepada semua tetangga mereka di Araba-Yordan, di Pegunungan, di Daerah Bukit, di Tanah Negeb dan di tepi pantai laut, yakni negeri orang Kanaan, dan ke gunung Libanon sampai Efrat, sungai besar itu. Ketahuilah, Aku telah menyerahkan negeri itu kepadamu; masukilah, dudukilah negeri yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka dan kepada keturunannya." "Pada waktu itu aku berkata kepadamu, demikian: Seorang diri aku tidak dapat memikul tanggung jawab atas kamu. TUHAN, Allahmu, telah membuat kamu banyak dan sesungguhnya, sekarang kamu sudah seperti bintang-bintang di langit banyaknya. TUHAN, Allah nenek moyangmu, kiranya menambahi kamu seribu kali lagi dari jumlahmu sekarang dan memberkati kamu seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu. Tetapi bagaimana seorang diri aku dapat memikul tanggung jawab atas kesusahanmu, atas bebanmu dan perkaramu?

26/04/13

Akhirnya Adalah Kemenangan

Di dunia yang sudah rusak dan bumi yang terkutuk ini manusia yang hidup didalamnya akan selalu diperhadapkan dengan kesukaran-kesukaran. Kesukaran hidup manusia bisa berasal dari diri sendiri atau orang lain. Diri sendiri yaitu kesukaran hidup karena kesalahan kita dan kesukaran yang disebabkan karena orang lain, yaitu karena kejahatan orang lain tersebut. Kedua-duanya merupakan kesukaran yang harus ditanggulangi dan pada umumnya kita mengharapkan penyelesaian dengan segera. Setiap kita pasti mengalami persoalan-persoalan yang membuat hidup terasa sukar. Pada saat seperti ini kita menantikan pertolongan Tuhan. Masalahnya sekarang adalah bagaimana kita menunggu dan mengalami pertolongan Tuhan.

Dalam Alkitab kita dapat menemukan seringkali Tuhan berkata: Jangan takut. Kata ini merupakan jaminan bagi kita, bahwa Tuhan : (1). Membela kita (2). Di pihak kita (3). Tuhan menyertai kita. Ini adalah jaminan yang dapat dipercayai. Dengan demikian seharusnya kita dapat menikmati hidup dengan keteduhan dan ketenangan. Dalam hal ini kita dapat memahami mengapa Paulus berkata: Bersukacitalah kamu senantiasa. Perintah untuk bersukacita senantiasa memberi indikasi bahwa dalam segala keadaan kita mampu menjaga hati untuk tidak menjadi cemas. Namun kenyataan yang kita hadapi adalah ketakutan dan kecemasan disebabkan oleh berbagai masalah hidup yang tidak kita temukan jalan keluarnya. Kadang kita menjadi lemah dan putus asa. Untuk ini kita belajar bagaimana menunggu waktu Tuhan dan mengalami pertolonganNya.

Ada beberapa sikap hati yang harus kita miliki:

Pertama, berani menunggu waktu Tuhan. “Menunggu” merupakan pekerjaan yang sulit, yaitu menunggu lolos dari sebuah persoalan hidup. Pada umumnya kita memiliki kecenderungan mendesak Tuhan untuk “segera menolong”. Godaan untuk

22/04/13

Wajar Tetapi Berbeda

Tuhan tidak mengajarkan kita hidup secara tidak wajar di mata manusia. Wajar dalam pengertian kita tidak kehilangan “kemanusiaan” kita. Menjalani hidup seperti manusia lain dalam bekerja mencari nafkah, makan minum, menikah, menikmati alam dan hobbi –hobbi menyukakan jiwa dan hati, berolah raga, rekreasi dll. Sebagai mahluk ciptaan yang hidup di alam nyata dengan segala hukum dan tata tertibnya Tuhan menghendaki kita hidup secara wajar. Hal ini dimaksudkan agar kita tidak menjadi batu sandungan bagi manusia lain yang belum mengenal kebenaran Tuhan. Dengan demikian kita menjadi berkat bagi semua orang.

Dalam sepanjang sejarah gereja sering terdapat kelompok orang Kristen yang “nyentrik” disebabkan oleh pemahamannya yang salah tentang hidup kekristenannya. Mereka pikir menjadi manusia rohani atau orang Kristen yang benar kita lalu bersikap berbeda dengan orang lain “dalam segala hal”. Keanehan atau nyentriknya itu justru dianggap sebagai “supremasi’ atau keunggulan yang membuat Tuhan berkenan kepada mereka. Antara kita dengan mereka yang tidak mengenal kebenaran memang terdapat banyak hal yang berbeda. Tetapi bukan berarti dalam segala ha kita berbeda seolah-olah kita menjadi mahluk yang memiliki hukum dan tata tertib yang dalam segala hal berbeda dengan mahluk yang hidup di bumi ini.

Dalam beberapa hal sama, tetapi ada yang membedakan kita dengan mereka, yaitu “tujuan” atau “focus” hidup atau motif. Filosofi yang dipakai mereka pada umumnya seperti yang dikutip oleh Paulus dalam 1Kor 15:32. Kalimat “kalau berdasarkan pertimbangan manusia” terjemahan dari “ ei kata anthropon”, (if after the manner of men KJ ; for merely human reasons NIV; human motive GNB). Berdasarkan motiv hidup, kebiasaan – cara hidup manusia. Dari penampilan luar yang bertalian dengan gerak hidup umum kita tidak berbeda dengan mereka (makan – menikah), tetapi tujuan, focus dan motif berbeda.

Hal inilah yang Tuhan ajarkan kepada kita. Hal ini tidak mudah karena kita telah memiliki irama hidup yang salah yang telah kita warisi dari orang tua dan lingkungan. Irama hidup yang salah disini maksudnya adalah kehidupan yang digerakkan oleh tujuan dan motif yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan.

Irama hidup yang kita warisi dari orang tua harus diubah atau diganti dengan irama hidup yang baru. Hal ini disinggung oleh Petrus dalam suratnya dalam 1Petrus 1:18 (tradition from your father – patroparadotou – handed down by your ancestor). Dalam hal ini kita dilatih Tuhan melalui RohNya untuk meninggalkan cara hidup yang sia-sia tersebut. Cara hidup yang sia-sia inilah yang disebut “pikiran manusia (Mat 16:23). Dalam hal inilah proses penyangkalan diri berlangsung. Jadi menyangkal diri pada prinsipnya pada bukan hanya menyangkut masalah tindakan-tindakan lahiriah yang dianggap tidak bermoral seperti membunuh, berjinah, mencuri dll tetapi tujuan dan motif hidup.

Jadi yang paling dipersoalkan bukan “buah” semata-mata tetapi akarnya. Dalam hal ini kita mengerti mengapa Paulus berkata bahwa akar segala kejahatan adalah cinta uang (1Tim 6:10). Cinta uang adalah tradisi yang diturunkan orang tua kepada kita. Kalau kalimat ini kasar dikalimatkan Paulus dalam 1Korintus 15:32: filosofi yang berkata : "marilah kita makan dan minum, sebab besok kita mati". Hal inilah yang ditunjukkan

Proses Menjadi Anak Tuhan

Alkitab menyatakan bahwa dalam segala hal Yesus disamakan dengan manusia (Ibrani 2:17). setelah melalui proses kelahiran dan pertumbuhan-Nya seperti manusia lain, Ia bertumbuh semakin berkenan kepada Allah dan manusia (Lukas 2:17). Ia menjadi sosok yang berkenan kepada Allah. Berkenaan dengan "pertumbuhan" menjadi anak Tuhan yang berkenan, Tuhan selalu menggunakan proses yaitu pembentukan atau pembangunan karakter yang di istilahkan character building. Ternyata Tuhan Yesus sendiri melalui proses character building. Ini adalah proses pendewasaan Mesias. Dalam Lukas 2:52 dikatakan bahwa Tuhan Yesus makin besar dalam wisdom (Yunani.sophia), stature (Yunani.helikia) dan dalam karunia (Yunani.charis), makin dikasihi Allah dan manusia. Dalam teks aslinya kalimat "makin dikasihi Allah dan manusia" terjemahan dari chariti para theoo kai antropois dalam bahasa inggris diterjemahkan in favor with God and man yang searti dengan "makin diterima" oleh Allah dan manusia. Kalimat ini bermakna bahwa Tuhan Yesus makin berkenan kepada Tuhan dan diterima oleh manusia lain.

Menyadari hal ini berarti kita harus masuk terus menerus dalam proses character building. Namun sayang sekali, ternyata hal ini dilupakan banyak orang. Banyak orang mengutamakan kesenangan diri, gelar, kekuasaan, kehormatan dari manusia, berlimpahnya harta kekayaan dan lain sebagainya. Dengan demikian banyak orang tidak membiasakan diri melakukan kehendak Bapa. Hendaknya kita tidak tertipu dengan bujukan iblis yang menganjurkan agar menunda berusaha berkenan kepada Tuhan tidak perlu proses. Tidak membutuhkan waktu, bisa terjadi atau berlangsung secara instan. Inilah yang membuat banyak orang menunda bertobat, menunda belajar kebenaran Firman Tuhan, menunda mencari perkenanan Tuhan.

20/04/13

Hidup Karena Percaya

Manusia dilengkapi bukan hanya dengan rasio untuk berpikir secara rasional, tetapi juga hati untuk percaya. Namun kebanyakan orang hanya mau menerima dan meyakini sesuatu yang rasional, yang dapat di mengerti oleh akal manusia saja, tanpa mempertimbangkan ada hal-hal yang tidak bisa diuraikan dengan rasio. Orang-orang seperti ini akan sulit mempercayai sesuatu diluar rasionya,dan yang belum ia lihat sendiri. Mereka berpendirian bahwa segala sesuatu harus ada penjelasannya secara logis. Dengan demikian, mereka akan melihat terlebih dahulu barulah percaya. Mempercayai sesuatu yang belum kelihatan atau belum terjadi, bahwa nantinya akan terjadi dan kelihatan, merupakan hal yang sangat sulit dilakukan oleh manusia dan bahkan oleh sebagian orang Kristen.

Orang percaya memiliki pikiran yang memang harus digunakan secara optimal sehingga bertindak secara rasional, namun orang percaya juga dituntut untuk "hidup karena percaya". Mengapa? Karena memang ada hal-hal yang tidak dapat diterima atau dicerna dengan rasio. Seperti misalnya Kerajaan Sorga atau kemuliaan bersama dengan Tuhan Yesus yang akan datang nanti (Roma 8:17). Untuk ini filosofinya haruslah seperti yang ditulis dalam 2 Korintus 5:7, yaitu : sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat.

Dalam Yohanes 1:45-48, Natanael terheran-heran karena Tuhan Yesus

06/04/13

Victory


Rasul Yohanes menuliskan eskpresi kemenangan (victory) dari Yesus di atas kayu salib. Yohanes menerangkan bahwa, “Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: 'Sudah selesai.' Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya,”(Yohanes 19:30). Luar biasa. Kalimat "SUDAH SELESAI," adalah kalimat terakhir yang diucapkan oleh Yesus sebelum Ia menyerahkan nyawa-Nya, sebagai tanda KEMENANGAN. Selama Yesus hidup dalam dunia, kemenangan harus diraih melalui tiga tahap.

Pertama, Tuhan Yesus lolos dari rencana pembunuhan yang dilakukan oleh raja Herodes terhadap diriNya ketika ia lahir, sehingga anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah pun dibunuh. Ia berhasil menang terhadap rancangan manusia.

Kedua, Yesus meraih kemenangan setelah menyelesaikan puasa-Nya selama empat puluh hari dan empat puluh malam. Yesus menang atas pencobaan-pencobaan yang dilakukan oleh Iblis yang berusaha mencobai Dia. Ia berhasil menang atas rancangan iblis.

Ketiga, Yesus meraih kemenangan saat Ia berkata, “SUDAH SELESAI.” Ini merupakan puncak dari kemenangan Yesus atas tuntutan hutang dosa terhadap semua manusia. Ketika Yesus bangkit dari kematian, maka Ia berhasil melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas
mereka (Kolose 2:15).

Kemenangan Yesus tersebut bukan untuk diriNya sendiri, tetapi Ia telah memberikan kemenangan itu kepada KITA sebagai Tubuh-Nya (Gereja-Nya). Itulah yang tercatat dalam kitab Efesus 1:18-23. Ketika MAUT dikalahkan oleh Yesus, maka kita sebagai Tubuh Kristus tidak lagi dikuasai oleh maut. Kita menerima hidup kekal dalam Yesus. Dengan demikian, kita harus mengerti dan memahami kebenaran ini, bahwa hidup kita adalah hidup yang berkemenangan. Banyak orang Kristen yang tidak tahu tentang kebenaran ini, sehingga mereka suka jatuh-bangun dalam dosa. Mereka hidup dalam kekalahan yang terus-menerus, karena Yesus berkata, "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan

28/03/13

Berhutang

Dalam dunia saat ini hampir tidak ada orang yang tidak memiliki hutang. Bahkan orang kaya pun tidak sedikit yang memiliki hutang di bank, malah kemungkinan hutangnya bisa lebih banyak dari pada hutang orang miskin.

Para pekerja, ibu rumah tangga, pasangan suami istri memiliki hutang.., apalagi saat ini banyak bank menawarkan fasilitas kartu kredit yang tentu saja memudahkan seseorang untuk berhutang. Hutang motor, mobil, rumah, bahkan sampai ke peralatan dapur dan perabot rumah tangga. Hal ini sulit dihindari sebab hutang piutang menjadi bagian dari sistem ekonomi saat ini.

Namun, kita harus berhati-hati karena hutang bisa membawa kehancuran... Ketika hutang menjadi terlalu besar dan kita tidak mampu membayarnya, kita akan dililit hutang dan semakin tidak mampu untuk membayarnya, sehingga lama kelamaan hutang itu

12/12/12

Kata Kata Bijak Master Cheng Yen

☞ Hidup ini singkat, jangan digunakan untuk debat, lebih baik jaga martabat agar hidup menjadi berkat.

☞ Ucapkan kata² semangat, agar sepanjang hari bisa menarik rejeki dan relasi.

☞ Setiap orang punya sisi baik dan buruk, bicaralah kebaikannya jika di depan umum, tapi ingatkan keburukannya di ruang privat.

☞ Marah adalah racun mental, jika diumbar secara asal akan membuat hidup pelakunya terpental.

☞ Jangan biasakan dusta, karena ia akan membawa sejuta derita di belakangnya.

☞ Jangan pikirkan lagi ucapan negatif orang lain, buanglah ke tong sampah agar pikiran menjadi bersih untuk menuju peraduan mimpi.

01/12/12

Tinggikan dan muliakan Tuhan

"God values our efforts. He is the one who takes what we do and turns it into an accomplishment or a success." »Charles Stanley«

"Tuhan menghargai usaha kita. Dialah yang mengambil alih apa yang kita lakukan dan mengubahnya menjadi suatu pencapaian atau keberhasilan." »Charles Stanley«

Roma 11:36 "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!"

Diperlukan kerendahan hati untuk menyatakan bahwa semua usaha kita berasal dari Tuhan.

Malam ini ucapkan syukur bahwa segala keberhasilan kita hari ini karena Tuhan.
Tinggikan dan muliakan Tuhan sepanjang istirahat kita, bahwasanya Tuhan itu baik dan sangat baik.

29/11/12

Jangan Bersungut sungut

Filipi 2 : 14
Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut²dan berbantah²an,

Dosa persungutan adalah salah satu penyebab bangsa Israel gagal memasuki Kanaan. Ini juga menjadi salah satu penyebab kegagalan orang percaya mencapai hidup yang maksimal.

Bersungut² artinya kita tidak bersyukur atas hidup kita dan itu terjadi karena kita sepertinya kurang mempercayai janji² Tuhan atau meragukan kuasa Tuhan.

Karena kita tahu bahwa persungutan tidak akan mengubah keadaan menjadi lebih baik dan Tuhan sangat membenci dosa persungutan, janganlah kita bersungut² di saat kenyamanan kita terganggu ataupun di saat kita mengalami masalah atau hal² yang tidak menyenangkan.

27/11/12

Sertakan Tuhan dalam setiap langkahmu

"When a man is willing and eager, God join in." »Aeschylus«

"Waktu manusia bersedia dan bersemangat, Tuhan ikut serta." »Aeschylus«

Yesaya 42:13 "TUHAN keluar berperang seperti pahlawan, seperti orang perang Ia membangkitkan semangat-Nya untuk bertempur; Ia bertempik sorak, ya, Ia memekik, terhadap musuh-musuh-Nya Ia membuktikan kepahlawanan-Nya."

Keangkuhan hidup membuat kita lupa menyertakan Tuhan diseluruh aspek kehidupan ini.

Padahal penyertaan Tuhan sangat berarti untuk membuat perjalanan hidup kita berhasil.

Tanpa Tuhan rasanya begitu banyak pengalaman buruk yang kita alami.

Mulai pagi ini sertakan Tuhan diseluruh aspek kehidupan kita, percayalah Tuhan pasti akan membuatnya berhasil.

22/11/12

Jangan menyerah tetap percaya kepada Tuhan

Masa Sukar pasti akan BERLALU - Hanya orang 'ULET' yang akan Tetap BERTAHAN! Jangan Menyerah terhadap Tantangan! Bangkit dan Hadapi Tantangan Bersama Tuhan! 'Tuhan itu Baik, Ia adalah Tempat Pengungsian pada waktu Kesusahan; Ia Mengenal orang-orang yang Berlindung kepadaNya dan Menyeberangkan mereka pada waktu Banjir.

21/11/12

Today's Special For Leaders

Motivasi adalah seperti api yang adal di dalam diri sendiri. Jika orang lain mencoba menyalakannya untuk kita, kemungkinan apinya hanya menyala sebentar. Banyak orang yang gagal untuk mengembangkan dirinya, bukan karena tidak mampu, namun lebih karena malas mencoba.

18/11/12

Kita Istimewa di Mata Tuhan

Sekalipun EMAS Diinjak-injak serta Dihina - Itu Tidak akan Mengubahnya menjadi SAMPAH! Demikianlah juga Hidup kita! JATI DIRI kita Tidak Ditentukan oleh Perkataan dan Sikap MANUSIA - tetapi Ditentukan oleh TUHAN! Kita Semua SPESIAL Dimata TUHAN! 'Tuhan berfirman, engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau'







INFO
KomSel





Komsel Setiap Hari Jumat Jam 20:00 WIB Tuhan Yesus Memberkati.

Semua Materi Bahan Sate diambil dari www.abbalove.org



ABBALOVE SERPONG
Ruko Jasmine Blok HA/1 No.2-6 Gading Serpong







God Bless You.

Daftar Blog Favorit