Tampilkan postingan dengan label Luar Biasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Luar Biasa. Tampilkan semua postingan

23/06/16

Lelaki seperti apa, menghasilkan istri seperti apa.

Seorang teman merasa istrinya semakin lama semakin egois dan kasar. Karena itu, mereka bertengkar setiap hari.

Saking seringnya bertengkar, lelaki ini memiliki selingkuhan, seorang gadis yang lembut.
Akhirnya, mereka bercerai dan sang suami menikah lagi dengan selingkuhannya. Sang mantan istripun tak lama kemudian menikah lagi.
Mereka masih belum dikaruniai anak. pernikahan baru keduanya masing masing berjalan dengan sangat lancar.
Tetapi setelah menikah, istri baru dari lelaki ini semakin lamapun kelembutannya semakin pudar.
Rumah tangga mereka berakhir sama seperti yg dulu, sedikit sedikit bertengkar.

Istri barunya bahkan tidak mau mengerjakan pekerjaan rumah, teman tersebut terpaksa membersihkan rumah sendiri.
Teman tersebut merasa nasib dia tidak baik, mengapa ia selalu memilih istri yg kurang baik, setiap hari ia mengeluh.
Sampai suatu hari, di suatu acara makan malam ia secara kebetulan bertemu dengan suami baru mantan istrinya.

Pada awalnya kedua lelaki ini tidak berbicara apa apa, tetapi setelah saling menyapa merekapun minum bersama.

Akhirnya teman tersebut tak bisa menahan diri lagi dan bertanya bagaimana keadaan rumah tangga mereka. Suami baru mantan istrinya ini tidak tampan, tetapi sangat teliti dalam berbicara.
Ia berkata, “Istri saya adalah wanita yg sangat hebat, sangat perhatian dan lembut, ia mengerjakan seluruh pekerjaan rumah tanpa mengeluh. Juga sangat menyayangi saya, ia selalu bersikap baik ke orangtua, saudara, dan teman teman saya. Saatnya jujur dia akan jujur, saatnya butuh perhatian, dia akan memberi perhatian penuh. Wanita seperti ini, sudah sedikit sekali.”
Teman saya setelah mendengarnya merasa bingung, dan berpikir apa dia memang sebaik itu? Mengapa dulu dia sama sekali tidak menyadarinya? Pasti ini semua cuma bualan suami baru istrinya ini untuk membuat saya bingung.

Tak lama kemudian, kebetulan sekali, teman saya pergi berbelanja ke supermarket dan melihat mantan istri dan suami barunya sedang berbelanja.
Ia bersembunyi di samping dan memperhatikan, akhirnya ia menyadari pasangan itu benar benar bahagia.
Kebahagian itu bisa ia lihat dari senyuman mantan istrinya yg selalu bermekaran. Juga bisa dilihat dari pelukan lembut yg diberikan oleh lelaki di sampingnya itu.

03/05/16

Cerdik Seperti Ular

Laksamana Heihachiro Togo dengan STRATEGI BRILIANNYA berhasil MERUSAKKAN armada Angkatan Laut Rusia pada PERTEMPURAN di laut Jepang tahun 1905.

Kemudian ia MENGUNJUNGI Amerika Serikat.

Pada jamuan makan kenegaraan untuk MENGHORMATI Laksamana Togo, William Jennings diminta Bryan untuk MEMIMPIN ACARA BERSULANG yg mana MINUMAN yg dihidangkan adalah SAMPANYE.

Nah William TERKENAL karena TIDAK MAU MINUMAN BERALKOHOL.

Tetapi ia juga TIDAK BISA MENGABAIKAN protokol.

Dengan cerdik ia MENUANGKAN AIR PUTIH ke gelasnya, sementara hadirin memegang GELAS berisi SAMPANYE dan berkata, "Laksamana Togo telah MEMENANGKAN PERTEMPURAN di AIR, maka saya juga MENGGUNAKAN AIR untuk BERSULANG dengannya.
Jika beliau MEMENANGKAN PERTEMPURAN di ATAS SAMPANYE, maka saya akan BERSULANG dengan SAMPANYE.
Mari kita MINUM untuk MENGHORMATI TAMU TERHORMAT kita, Laksamana Heihachiro Togo!"

Hadirin TERSENYUM dan MINUM dengan SENANG.

TINDAKANNYA TIDAK MENYINGGUNG PERASAAN Laksamana maupun petinggi Negara.

Saat hendak MENGAMBIL KEPUTUSAN, kita kerap DIHADAPKAN BUAH SIMALAKAMA.

05/04/16

Sikap Positif

Disebuah perusahaan pertambangan minyak di Arab Saudi, diakhir tahun 1940-an. Seorang pegawai rendahan, remaja lokal asli Saudi, kehausan dan bergegas mencari air untuk menyiram tenggorokannya yang kering. Ia begitu gembira ketika melihat air dingin yang tampak didepannya dan segera mengisi air dingin kedalam gelas.

Belum sempat ia minum, tangannya terhenti oleh sebuah hardikan : *“Hei, kamu tidak boleh minum air ini. Kamu cuma pekerja rendahan. Air ini hanya khusus untuk insinyur”*. Suara itu berasal dari mulut seorang insinyur Amerika yang bekerja di perusahaan tsb.

Remaja itu akhirnya hanya terdiam menahan haus. Ia tahu ia hanya anak miskin lulusan SD. Kalaupun ada pendidikan yg dibanggakan, ia lulusan lembaga Tahfidz Quran, tapi keahlian itu tidak ada harganya di perusahaan minyak yang saat itu masih dikendalikan oleh manajeman Amerika.

Hardikan itu selalu terngiang di kepalanya. Ia lalu bertanya² kenapa ini terjadi padaku? Kenapa segelas air saja dilarang untukku? Apakah karena aku pekerja rendahan, sedangkan mereka insinyur? Apakah kalau aku menjadi insinyur aku bisa minum? Apakah aku bisa menjadi insinyur seperti mereka?

Pertanyaan ini selalu ter-ngiang² dalam dirinya. Kejadian ini akhirnya menjadi momentum baginya untuk membangkitkan *“SIKAP POSITIF”*. 

Muncul komitmen dalam dirinya. Remaja miskin itu lalu bekerja keras siang hari dan melanjutkan sekolah malam hari. Hampir setiap hari ia kurang tidur untuk mengejar ketertinggalannya.

Tidak jarang olok² dari temanpun diterimanya. Buah kerja kerasnya menggapai hasil. Ia akhirnya bisa lulus SMA.

Kerja kerasnya membuat perusahaan memberi kesempatan padanya untuk mendalami ilmu. Ia dikirim ke Amerika mengambil kuliah S1 bidang teknik dan master bidang geologi. Pemuda ini lulus dengan hasil memuaskan. Selanjutnya ia pulang kenegerinya dan bekerja sebagai insinyur.

Kini ia sudah menaklukkan ”rasa sakit”nya, kembali sebagai insinyur dan bisa minum air yang dulu dilarang baginya. Apakah sampai di situ saja? Tidak, karirnya melesat terus. Ia sudah terlatih bekerja keras dan mengejar ketinggalan, dalam pekerjaanpun karirnya menyusul yang lain. Karirnya melonjak dari kepala bagian, kepala cabang, manajer umum sampai akhirnya ia menjabat sebagai wakil direktur, sebuah jabatan tertinggi yang bisa dicapai oleh orang lokal saat itu.

Ada kejadian menarik ketika ia menjabat wakil direktur. Insinyur Amerika yang dulu pernah mengusirnya, kini justru jadi bawahannya.

15/01/16

Pernikahan

Pencerahan Oom Frans de Presbiter ...... PERNIKAHAN

Mengapa orang menikah ?
Karena mereka jatuh cinta.
Mengapa rumah tangganya kemudian bahagia ?
Apakah karena jatuh cinta ?
Bukan...
Tapi karena mereka terus bangun cinta. Jatuh cinta itu gampang, 10 menit juga bisa.
Tapi bangun cinta itu susah sekali, perlu waktu seumur hidup...
Mengapa jatuh cinta gampang ?
Karena saat itu kita buta, bisu dan tuli terhadap keburukan pasangan kita.
Tapi saat memasuki pernikahan, tak ada yang bisa ditutupi lagi.
Dengan interaksi 24 jam per hari 7 hari dalam seminggu, semua belang tersingkap...
Di sini letak perbedaan jatuh cinta dan bangun cinta. Jatuh cinta dalam keadaan menyukai.
Namun bangun cinta diperlukan dalam keadaan jengkel.
Dalam keadaan jengkel, cinta bukan lagi berwujud pelukan, melainkan berbentuk itikad baik memahami konflik dan ber-sama2 mencari solusi yang dapat diterima semua pihak. Cinta yang dewasa tak menyimpan uneg2, walau ada beberapa hal peka untuk bisa diungkapkan seperti masalah keuangan, orang tua dan keluarga atau masalah sex.. Namun sepeka apapun masalah itu perlu dibicarakan agar kejengkelan tak berlarut.
Syarat untuk keberhasilan pembicaraan adalah kita bisa saling memperhitungkan perasaan. Jika suami istri saling memperhatikan perasaan sendiri, mereka akan saling melukai. Jika dibiarkan berlarut, mereka bisa saling memusuhi dan rumah tangga sudah berubah bukan surga lagi tapi neraka.

31/12/15

Kisah Pak Hamid

Pak Hamid duduk termangu. Dipandanginya benda-benda yang berjajar di depannya dengan masygul. Bertahun-tahun dimilikinya dengan penuh kebanggaan. Dirawat dengan baik hingga selalu bersih dan mengkilap. Jika ada orang yang bertanya, Pak Hamid akan bercerita dengan penuh kebanggaan.

Siapa yang tidak bangga memiliki benda-benda itu? Berbagai plakat penghar gaan yang diterimanya selama 35 tahun pengabdiannya sebagai guru di daerah terpencil. Daerah terisolasi yang tidak diminati oleh guru-guru yang lain.Namun Pak Hamid ikhlas menjalaninya, walau dengan gaji yang tersendat dan minimnya fasilitas sekolah. Cinta Pak Hamid pada anak-anak kecil yang bertelanjang kaki dan rela berjalan jauh untuk mencari ilmu, mampu menutup keinginannya untuk pindah ke daerah lain yang lebih nyaman.

Kini masa itu sudah lewat. Masa pengabdiannya usai sudah pada usianya yang keenam puluh. Meskipun berat hati, Pak Hamid harus meninggalkan desa itu beserta keluarganya. Mereka tinggal di rumah peninggalan mertuanya di pinggir kota. Jauh dari anak didik yang dicintainya, jauh dari jalan tanah, sejuknya udara dan beningnya air yang selama ini menjadi nafas hidupnya.

“Hei, jualan jangan sambil melamun!” teriak pedagang kaos kaki di sebelahnya. Pak Hamid tergagap.
“Tawarkan jualanmu itu pada orang yang lewat. Kalau kamu diam saja, sampek elek ra bakalan payu!” (sampai butut gak akan laku) kata pedagang akik di sebelahnya.

“Jualanmu itu menurutku agak aneh,” ujar pedagang kaos kaki lagi. “Apa ada yang mau beli barang-barang seperti itu ? Mungkin kamu mesti berjualan di tempat barang antik. Bukan di kaki lima seperti ini”.

Pak Hamid tak menjawab. Itu pula yang sedang dipikirkannya. Siapa yang tertarik untuk membeli plakat-plakat itu? Bukanlah benda-benda itu tidak ada gunanya bagi orang lain, sekalipun sangat berarti baginya ?

“Sebenarnya kenapa sampai kau jual tanda penghargaan itu ?” tanya pedagang akik.“Saya butuh uang.”
“Apa isteri atau anakmu sedang sakit ?”

“Tidak. Anak bungsuku hendak masuk SMU. Saya butuh uang untuk membayar uang pangkalnya.”
“Kenapa tidak ngutang dulu. Siapa tahu ada yang bisa membantumu.”“Sudah. Sudah kucoba kesana-kemari, namun tak kuperoleh juga.”
“Hei, bukankah kau punya gaji...eh... pensiun maksudku.”

“Habis buat nyicil motor untuk ngojek si sulung dan buat makan sehari-hari.”

Penjual akik terdiam. Mungkin merasa maklum, sesama orang kecil yang mencoba bertahan hidup di kota dengan berjualan di kaki lima .

“Kau yakin jualanmu itu akan laku?”penjual kaos kaki bertanya lagi setelah beberapa saat. Matanya menyiratkan iba.

28/12/15

Pergerakan di China

China Akan Segera Menjadi Negara Dengan Populasi Kristen Terbesar di Dunia 

Kunci Sukses Gereja di China 

Suatu hari, saya pulang dari gereja. Di jalan saya ngobrol dengan teman-teman saya. Topik kita, apa bedanya gereja di China dengan gereja di Indonesia ?

Di China saya beribadah di 1 gereja kecil tapi punya iman sangat besar. Punya iman yang bisa mengoncang surga. 

Tempat ibadah kita itu sempit sekali. Kita harus duduk berdesak-desakan. Malahan sering banget saya kebagian tempat duduk persis di sebelah WC. 

Gereja saya nggak punya band. Kita cuman kebaktian pake piano. Yang maen piano juga biasa aja. 

Pemimpin pujiannya juga orang-orang biasa. Ada kasir rumah sakit, ada guru. Nggak ada yang punya kemampuan MC yang wah… yang bisa menarik jemaat. 

Lagu-lagunya juga lagu-lagu biasa. Yang khotbah juga orang-orang biasa. Nggak ada yang lulusan STT. Mereka semua orang-orang 'awam'. Ada yang dokter, dosen. Pokoknya semua orang biasa.

Tapi guys, suasananya luar biasa. Saya belum pernah di Indo dateng ke 1 kebaktian yang suasananya bisa menandingi atmosfir penyembahan di gereja itu. 

Begitu jemaat berdiri dan kita nyanyi 1 lagu, suci-suci-suci, hadirat Tuhan langsung turun. Begitu pemimpin pujiannya membacakan 1 bagian dari mazmur, hati saya bisa langsung nyesss … seolah-olah Tuhan sendiri yang berbicara. 

Kalau pas pengkhotbahnya yang notabene orang-orang awam khotbah, semua jemaat diam. Saya sendiri bisa terheran-heran, apa yang mereka bicarakan, banyak yang saya sudah tau, tapi kalau mereka bicara itu beda. 

Mereka punya kuasa. Mereka tidak khotbah dengan bahasa yang tinggi-tinggi, mereka nggak pernah kutip kata-kata orang-orang terkenal, mereka khotbah dengan bahasa yang sangat sederhana sehingga saya yang mandarinnya pas-pasan aja bisa ngerti dengan jelas.

Apa sih yang mereka khotbahkan ?

20/12/15

Kisah seekor Kerbau

Cerita Berantai yang berakibat Fatal

1. Sehabis pulang dari sawah, kerbau rebahan di kandang dengan wajah capek dan nafas yang berat. Datanglah anjing. Kerbau lalu berucap :  "Ahh teman lama, aku sungguh capek dan besok mau istirahat sehari".

2. Anjing pergi dan jumpa kucing di sudut tembok, dan berkata :  "Tadi saya jumpa kerbau, dia besok mau istirahat dulu. Pantaslah, sebab boss kasih kerjaan terlalu berat sih".

3. Kucing lalu cerita ke kambing dan berkata : "Kerbau komplain boss kasih kerja terlalu banyak dan berat. Besok gak mau kerja lagi".

4. Kambing jumpa ayam dan berucap : "Kerbau gak suka kerja untuk boss lagi, sebab mungkin ada boss lain yang lebih baik".

5. Ayam jumpa monyet dan berkata : "Kerbau gak akan kerja untuk bossnya dan ingin cari kerja di tempat yang lain".

6. Saat makan malam monyet jumpa boss dan berkata : "Boss, si kerbau akhir-akhir ini sudah berubah sifatnya dan mau meninggalkan boss untuk kerja dengan boss lain."

7. Mendengar ucapan monyet, boss marah besar dan membunuh si kerbau karena dinilai telah mengkhianatinya.

Ucapan asli kerbau : 
"SAYA SUNGGUH CAPEK, DAN BESOK MAU ISTIRAHAT SEHARI".

Lewat beberapa teman akhirnya ucapan ini sampai ke boss dan pernyataan kerbau telah berubah menjadi : "Si Kerbau akhir-akhir ini telah berubah sifatnya dan mau meninggalkan boss untuk kerja dengan boss lain".

Sangat baik untuk disimak :

• Ada kalanya suatu ucapan harus berhenti (stop) sampai telinga kita saja. Tidak perlu diteruskan ke orang lain.

• Jangan percaya begitu saja apa yang dikatakan orang lain, meskipun itu orang terdekat kita. Kita perlu check dan recheck kebenarannya sebelum bertindak.

12/12/15

Empati

EMPATI
By: Andy F Noya

Suatu malam, sepulang kerja, saya mampir di sebuah restoran cepat saji di kawasan Bintaro. Suasana sepi. Di luar hujan. Semua pelayan sudah berkemas. Restoran hendak tutup. Tetapi mungkin melihat wajah saya yang memelas karena lapar, salah seorang dari mereka memberi aba-aba untuk tetap melayani. Padahal, jika mau, bisa saja mereka menolak.

Sembari makan saya mulai mengamati kegiatan para pelayan restoran. Ada yang menghitung uang, mengemas peralatan masak, mengepel lantai dan ada pula yang membersihkan dan merapikan meja-meja yang berantakan. Saya membayangkan rutinitas kehidupan mereka seperti itu dari hari ke hari.

Selama ini hal tersebut luput dari perhatian saya. Jujur saja, jika menemani anak-anak makan di restoran cepat saji seperti ini, saya tidak terlalu hirau akan keberadaan mereka. Seakan mereka antara ada dan tiada. Mereka ada jika saya membutuhkan bantuan dan mereka serasa tiada jika saya terlalu asyik menyantap makanan.

Namun malam itu saya bisa melihat sesuatu yang selama ini seakan tak terlihat. Saya melihat bagaimana pelayan restoran itu membersihkan sisa-sisa makanan di atas meja. Pemandangan yang sebenarnya biasa-biasa saja. Tetapi, mungkin karena malam itu mata hati saya yang melihat, pemandangan tersebut menjadi istimewa.

Melihat tumpukan sisa makan di atas salah satu meja yang sedang dibersihkan, saya bertanya-tanya dalam hati: siapa sebenarnya yang baru saja bersantap di meja itu? Kalau dilihat dari sisa-sisa makanan yang berserakan, tampaknya rombongan yang cukup besar. Tetapi yang menarik perhatian saya adalah bagaimana rombongan itu meninggalkan sampah bekas makanan.

Sungguh pemandangan yang menjijikan. Tulang-tulang ayam berserakan di atas meja. Padahal ada kotak-kotak karton yang bisa dijadikan tempat sampah. Nasi di sana-sini. Belum lagi di bawah kolong meja juga kotor oleh tumpahan remah-remah. Mungkin rombongan itu membawa anak-anak.

Meja tersebut bagaikan ladang pembantaian. Tulang belulang berserakan. Saya tidak habis pikir bagaimana mereka begitu tega meninggalkan sampah berserakan seperti itu. Tak terpikir oleh mereka betapa sisa-sisa makanan yang menjijikan itu harus dibersihkan oleh seseorang, walau dia seorang pelayan sekalipun.

Sejak malam itu saya mengambil keputusan untuk membuang sendiri sisa makanan jika bersantap di restoran semacam itu. Saya juga meminta anak-anak melakukan hal yang sama. Awalnya tidak mudah. Sebelum ini saya juga pernah melakukannya. Tetapi perbuatan saya itu justru menjadi bahan tertawaan teman-teman. Saya dibilang sok kebarat-baratan. Sok menunjukkan pernah ke luar negeri. Sebab di banyak negara, terutama di Eropa dan Amerika, sudah jamak pelanggan membuang sendiri sisa makanan ke tong sampah. Pelayan terbatas karena tenaga kerja mahal.

Sebenarnya tidak terlalu sulit membersihkan sisa-sisa makanan kita. Tinggal meringkas lalu membuangnya di tempat sampah. Cuma butuh beberapa menit. Sebuah perbuatan kecil. Tetapi jika semua orang melakukannya, artinya akan besar sekali bagi para pelayan restoran.

Saya pernah membaca sebuah buku tentang perbuatan kecil yang punya arti besar. Termasuk kisah seorang bapak yang mengajak anaknya untuk membersihkan sampah di sebuah tanah kosong di kompleks rumah mereka. Karena setiap hari warga kompleks melihat sang bapak dan anaknya membersihkan sampah di situ, lama-lama mereka malu hati untuk membuang sampah di situ.

Belakangan seluruh warga bahkan tergerak untuk mengikuti jejak sang bapak itu dan ujung-ujungnya lingkungan perumahan menjadi bersih dan sehat. Padahal tidak ada satu kata pun dari bapak tersebut. Tidak ada slogan, umbul-umbul, apalagi spanduk atau baliho. Dia hanya memberikan keteladanan. Keteladanan kecil yang berdampak besar.

Saya juga pernah membaca cerita tentang kekuatan senyum. Jika saja setiap orang memberi senyum kepada paling sedikit satu orang yang dijumpainya hari itu, maka dampaknya akan luar biasa. Orang yang mendapat senyum akan merasa bahagia. Dia lalu akan tersenyum pada orang lain yang dijumpainya. Begitu seterusnya, sehingga senyum tadi meluas kepada banyak orang. Padahal asal mulanya hanya dari satu orang yang tersenyum.

Terilhami oleh sebuah cerita di sebuah buku “Chicken Soup”, saya kerap membayar karcis tol bagi mobil di belakang saya. Tidak perduli siapa di belakang. Sebab dari cerita di buku itu, orang di belakang saya pasti akan merasa mendapat kejutan. Kejutan yang menyenangkan. Jika hari itu dia bahagia, maka harinya yang indah akan membuat dia menyebarkan virus kebahagiaan tersebut kepada orang-orang yang dia temui hari itu. Saya berharap virus itu dapat menyebar ke banyak orang.

10/12/15

Lelaki seperti apa, menghasilkan istri seperti apa.

Seorang teman merasa istrinya semakin lama semakin egois dan kasar. Karena itu, mereka bertengkar setiap hari. Saking seringnya bertengkar, lelaki ini memiliki selingkuhan. Akhirnya, mereka bercerai dan sang suami menikah lagi dengan selingkuhannya. Sang mantan istripun tak lama kemudian menikah lagi.

Mereka masih belum dikaruniai anak. pernikahan baru keduanya masing masing berjalan dengan sangat lancar. Tetapi setelah menikah, istri baru dari lelaki ini semakin lamapun kelembutannya semakin pudar. Rumah tangga mereka berakhir sama seperti yang dulu, sedikit sedikit bertengkar.
Istri barunya bahkan tidak mau mengerjakan pekerjaan rumah, teman saya terpaksa membersihkan rumah sendiri.

Teman saya merasa nasib dia tidak baik, mengapa ia selalu memilih istri yang kurang baik, setiap hari ia mengeluh. Sampai suatu hari, di suatu acara makan malam ia secara kebetulan bertemu dengan suami baru mantan istrinya. Pada awalnya kedua lelaki ini tidak berbicara apa apa, tetapi setelah saling menyapa merekapun minum bersama.

Akhirnya teman saya tak bisa menahan diri lagi dan bertanya bagaimana keadaan rumah tangga mereka. Suami baru mantan istrinya ini tidak tampan, tetapi sangat teliti dalam berbicara. Ia berkata, “Istri saya adalah wanita yang sangat hebat, sangat perhatian dan lembut, ia mengerjakan seluruh pekerjaan rumah tanpa mengeluh. Juga sangat menyayangi saya, ia selalu bersikap baik ke orangtua, saudara, dan teman teman saya. Saatnya jujur dia akan jujur, saatnya butuh perhatian, dia akan memberi perhatian penuh. Wanita seperti ini, sudah sedikit sekali.”

Teman saya setelah mendengarnya merasa bingung, dan berpikir apa dia memang sebaik itu?. Mengapa dulu dia sama sekali tidak menyadarinya?. Pasti ini semua cuma bualan suami baru istrinya ini untuk membuat saya bingung. Tak lama kemudian, kebetulan sekali, teman saya pergi berbelanja ke supermarket dan melihat mantan istri dan suami barunya sedang berbelanja. Ia bersembunyi di samping dan memperhatikan, akhirnya ia menyadari pasangan itu benar benar bahagia.

08/12/15

* Saat SUAMI ber-reaksi atas "foto seksi" ISTRI *

Kisah INSPIRATIF ini datang dari seorang Fotografer dan Klien-nya.

Shutterstock
Victoria Caroline Haltom adalah fotografer yang menekuni foto perempuan dalam balutan busana seksi. Lewat Victoria Caroline Boudoir, banyak perempuan menggunakan jasanya. Termasuk seorang ibu rumah tangga dari Texas.

Sebut saja namanya A. Usianya 40-an. Menurut Haltom, A ingin memberikan foto-foto dirinya sebagai hadiah untuk sang suami. Ibarat masakan, pernikahannya mulai terasa agak hambar. Karenanya sedikit bumbu tambahan diperlukan.

Setelah pemotretan A berpesan pada Haltom agar mengedit fotonya supaya terlihat sempurna. "A melihat mataku sambil berkata 'Aku ingin kau mengedit semua selulit, stretch mark, lemak, dan kerutan. Hilangkan semua. Aku ingin merasa cantik'."

Cerita Haltom itu dilansir Pop Sugar. Ini bukan pertama kalinya Haltom mendapat permintaan serupa. Jadi Haltom setuju melakukannya. A lalu memberikan foto-foto yang sudah di-edit tersebut sebagai hadiah Natal kepada suaminya.

Tak lama kemudian, Haltom mendapat email dari suami A.
Atas sepengetahuan pasangan tersebut, Haltom membagikan isi surat tersebut melalui akun Facebooknya. Isinya sangat INSPIRATIF. Begini isi surat tersebut :

Saat saya membuka album yang diberikannya, hati ini seolah tenggelam. Foto-foto itu bagus, jelas sekali Anda seorang fotografer berbakat.

Tapi itu bukan istri saya. Anda menghilangkan seluruh "cacat"-nya. Saya tahu, Anda melakukan ini atas permintaannya, namun ini sama saja dengan menghilangkan hidup yang kami lewati bersama.

Saat Anda menghapus stretch mark, Anda melenyapkan dokumentasi anak-anak kami. Saat Anda menghapus kerut di wajahnya, hilang sudah dua dekade yang kami lalui dengan tawa juga khawatir. Ketika Anda menghapus

07/12/15

Kebahagiaan Hidup

Pada saat kita memakai jam tangan seharga Rp 500.000,- atau Rp 500.000.000,-, kedua jam itu menunjukkan waktu yang sama. 

Ketika kita membawa tas atau dompet seharga Rp 500.000,- atau Rp 500.000.000,-, keduanya sama-sama dapat membantumu membawa sebagian barang/uang. 

Ketika kita tinggal di rumah seluas 50 m2 atau 5.000 m2, kesepian yang kita alami tetaplah sama. 

Ketika kita terbang dengan "first class" atau "economy class", maka saat pesawat terbang jatuh maka kita pun ikut jatuh. 

Kebahagiaan sejati bukan datang dari harta duniawi. 

Jadi ketika kita memiliki pasangan, anak, saudara, teman dekat, teman baru dan lama... 

Lalu kita ngobrol, bercanda, tertawa, bernyanyi, bercerita tentang berbagai hal, berbagi suka dan duka, itulah kebahagiaan sesungguhnya. 

Hal penting yang patut direnungkan dalam hidup: 

1. Jangan mendidik anakmu untuk terobsesi menjadi kaya. Didiklah mereka menjadi bahagia. Sehingga saat mereka tumbuh dewasa mereka menilai segala sesuatu bukan dari harganya. 

2. Kata-kata yang terbaik di Inggris: "Makan makananmu sebagai obat. Jika tidak, kamu akan makan obat-obatan sebagai makanan." 

3. Seseorang yang mencintaimu tidak akan pernah meninggalkanmu karena walaupun ada 100 alasan untuk menyerah, dia akan menemukan 1 alasan untuk bertahan. 

4. Banyak sekali perbedaan antara "manusia dan menjadi manusia". Hanya orang bijak yang mengerti tentang itu. 

5. Hidup itu antara "B" birth (lahir) dan "D" death (mati),  di antaranya adalah ada "C" choice (pilihan) hidup yang kita jalani. Keberhasilannya ditentukan oleh setiap pilihan kita. 

Jika kamu mau berjalan cepat, jalanlah sendirian, Tetapi, jika kamu ingin berjalan jauh, jalanlah bersama sama. 

6. Ada 7 dokter terbaik:

1. Keluarga 
2. Istirahat 
3. Olah raga 

26/11/15

Kisah Nyata Tentang Keajaiban Cinta dan Doa

Kisah ini terjadi di Beijing China, seorang gadis bernama Yo Yi Mei memiliki cinta terpendam terhadap teman karibnya di masa sekolah. Namun ia tidak pernah mengungkapkannya, ia hanya selalu menyimpan di dalam hati dan berharap temannya bisa mengetahuinya sendiri. Tapi sayang temannya tak pernah mengetahuinya, hanya menganggapnya sebagai sahabat, tak lebih.

Suatu hari Yo Yi Mei mendengar bahwa sahabatnya akan segera menikah hatinya sesak, tapi ia tersenyum “Aku harap kau bahagia“. Sepanjang hari Yo Yi Mei bersedih, ia menjadi tidak ada semangat hidup, tapi dia selalu mendoakan kebahagiaan sahabatnya.

12 Juli 1994 sahabatnya memberikan contoh undangan pernikahannya yang akan segera dicetak kepada Yi mei, ia berharap Yi Mei akan datang, sahabatnya melihat Yi Mei yang menjadi sangat kurus dan tidak ceria bertanya “Apa yang terjadi dengamu, kau ada masalah?”

Yi mei tersenyum semanis mungkin ”Kau salah lihat, aku tak punya masalah apa apa, wah contoh undanganya bagus, tapi aku lebih setuju jika kau pilih warna merah muda, lebih lembut…” Ia mengomentari rencana undangan sahabatnya tesebut.

Sahabatnya tersenyum “Oh ya, ummm aku kan menggantinya, terimakasih atas sarannya Mei, aku harus pergi menemui calon istriku, hari ini kami ada rencana melihat lihat perabotan rumah… daag“. Yi Mei tersenyum, melambaikan tangan, hatinya yang sakit.

18 Juli 1994 Yi Mei terbaring di rumah sakit, Ia mengalami koma, Yi Mei mengidap kanker darah stadium akhir. Kecil harapan Yi Mei untuk hidup, semua organnya yang berfungsi hanya pendengaran, dan otaknya, yang lain bisa dikatakan “Mati“ dan semuanya memiliki alat bantu, hanya mukjizat yang bisa menyembuhkannya.

Sahabatnya setiap hari menjenguknya, menunggunya, bahkan ia menunda pernikahannya. Baginya Yi Mei adalah tamu penting dalam pernikahannya. Keluaga Yi Mei sendiri setuju memberikan “Suntik Mati“ untuk Yi Mei karena tak tahan melihat penderitaan Yi Mei.

10 Desember 1994 Semua keluarga setuju besok 11 Desember 1994 Yi Mei akan disuntik mati dan semua sudah ikhlas, hanya sahabat Yi Mei yang mohon diberi kesempatan berbicara yang terakhir, sahabatnya menatap Yi Mei yang dulu selalu bersama.

Ia mendekat berbisik di telinga Yi Mei “Mei apa kau ingat waktu kita mencari belalang, menangkap kupu kupu?… kau tahu, aku tak pernah lupa hal itu, dan apa kau ingat waktu disekolah waktu kita dihukum bersama gara gara kita datang terlambat, kita langganan kena hukum ya?”


“Apa kau ingat juga waktu aku mengejekmu, kau terjatuh di lumpur saat kau ikut lomba lari, kau marah dan mendorongku hingga aku pun kotor?… Apakah kau ingat aku selalu mengerjakan PR di rumahmu?… Aku tak pernah melupakan hal itu…“

“Mei, aku ingin kau sembuh, aku ingin kau bisa tersenyum seperti dulu, aku sangat suka lesung pipitmu yang manis, kau tega meninggalkan sahabatmu ini?….” Tanpa sadar sahabat Yi Mei menangis, air matanya menetes membasahi wajah Yi Mei.

“Mei… kau tahu, kau sangat berarti untukku, aku tak setuju kau disuntik mati, rasanya aku ingin membawamu kabur dari rumah sakit ini, aku ingin kau hidup, kau tahu kenapa?… karena aku sangat mencintaimu, aku takut mengungkapkan padamu, takut kau menolakku“

“Meskipun aku tahu kau tidak mencintaiku, aku tetap ingin kau hidup, aku ingin kau hidup, Mei tolonglah, dengarkan aku Mei … bangunlah…!!“ Sahabatnya menangis, ia menggengam kuat tangan Yi Mei “Aku selalu berdoa Mei, aku harap Tuhan berikan keajaiban buatku, Yi Mei sembuh, sembuh total. Aku percaya, bahkan kau tahu?.. aku puasa agar doaku semakin didengar Tuhan“

“Mei aku tak kuat besok melihat pemakamanmu, kau jahat…!! kau sudah tak mencintaiku, sekarang kau mau pergi, aku sangat mencintaimu… aku menikah hanya ingin membuat dirimu tidak lagi dibayang-bayangi diriku sehingga kau bisa mencari pria yang selalu kau impikan, hanya itu Mei…“

“Seandainya saja kau bilang kau mencintaiku, aku akan membatalkan pernikahanku, aku tak peduli… tapi itu tak mungkin, kau bahkan mau pergi dariku sebagai sahabat“

Sahabat Yi mei berbisik ”Aku sayang kamu, aku mencintaimu” suaranya terdengar parau karena tangisan. Dan apa yang terjadi?…. Its amazing !! ”CINTA“ bisa menyembuhkan segalanya.

08/11/15

Biasa Tetapi Berbahaya

SEKILAS TERDENGAR BIASA TAPI BISA BERBAHAYA...

1. Saudara laki-lakinya bertanya saat kunjungan seminggu setelah ia melahirkan : " hadiah apa yang diberikan suamimu setelah engkau melahirkan ? " ... " tidak ada " jawabnya pendek ... 

saudara laki-lakinya berkata lagi : " masa sih ... apa engkau tidak berharga disisinya ??aku bahkan sering memberi hadiah istriku walau tanpa alasan yang istimewa " .... 

siang itu ... ketika suaminya lelah pulang dari kantor menemukan istrinya merajuk dirumah ... keduanya lalu terlibat pertengkaran ... 

sebulan kemudian ... antara suami istri ini terjadi perceraian ... 

dari mana sumber masalah ??? 
kalimat sederhana yang diucapkan saudara laki-laki sang istri ....

2. Saat arisan seorang ibu bertanya : " rumahmu ini apa tidak terlalu sempit ?? bukankah anak-anakmu banyak ?? " ... 

rumah yang tadinya terasa lapang sejak saat itu mulai dirasa sempit oleh penghuninya ... 

ketenangan pun hilang saat keluarga ini mulai terbelit hutang kala mencoba membeli rumah besar dengan cara kredit ke bank .

3. Seorang teman bertanya : '' berapa gajimu sebulan kerja di toko si fulan ?? " ...
ia menjawab : " 1 juta rupiah " ... 
" cuma 1 juta rupiah ... sedikit sekali ia menghargai keringatmu .. apa cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupmu ?? " ... 

sejak saat itu ia jadi membenci pekerjaannya .. 

ia lalu meminta kenaikan gaji pada pemilik toko ... 

pemilik toko menolak dan mem PHK nya .... 

kini ia malah tidak berpenghasilan dan jadi pengangguran ...

4. Seseorang bertanya pada kakek tua itu : " berapa kali anakmu mengunjungimu dalam sebulan ?? " ... 

13/10/15

Jadikan Orangtuamu Raja

Pengusaha baja/Pemilik PT. Artha Mas Graha Andalan. 
Ketika ditanya rahasia suksesnya menjadi Pengusaha, jawabnya singkat:
“Jadikan orang tuamu Raja, maka rezeki mu seperti Raja”. 

Pengusaha yang kini tinggal di Cikarang ini pun bercerita bahwa orang hebat dan sukses yang ia kenal semuanya memperlakukan orang tuanya seperti Raja.

Mereka menghormati, memuliakan, melayani dan memprioritaskan orang tuanya. 
Lelaki asal Banyuwangi ini bertutur, “Jangan perlakukan Orang tua seperti Pembantu". 

Orang tua sudah melahirkan dan membesarkan kita, lha kok masih tega-teganya kita minta harta ke mereka, pada hal kita sudah dewasa.

Atau orang tua diminta merawat anak kita sementara kita sibuk bekerja.

30/06/15

Aku Pasti Bisa

Ingat, janganlah mengatakan susah dalam melakukan suatu pekerjaan. Karena secara otomatis akan terbentuk dalam pikiran kita. Dan akhirnya kita tidak dapat melakukannya pekerjaan tersebut. Karena kita anggap susah

Memang semua pekerjaan itu tidaklah mudah dan gampang. yang gampang hanyalah makan dan tidur

Cobalah untuk di biasakan dan kerjakanlah dengan senang hati
Sesuatu kalau kita kerjakan dengan dibiasakan,maka akan menjadi gampang. Dan hasil akan memuaskan

Katakanlah selalu AKU BISA.
Dan pasti bisa.
Maka pekerjaan seberat apapun,sesusah apapun kita sanggup.

Lakukanlah dengan SEMANGAT
Dan jangan berkeluh kesah

22/06/15

Hadiah Apa Yang Akan Kau Berikan

Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik,
karena apabila sudah waktunya, kita akan menuai.

Mulailah hari ini dengan hal-hal yang paling INDAH...!!

Hadiah terbaik untuk sahabat ialah: PENGERTIAN

Hadiah terbaik untuk BOS ialah:
KEJUJURAN

Hadiah terbaik untuk musuh ialah: PENGAMPUNAN

Hadiah terbaik untuk suami ialah:
KESETIAAN

Hadiah terbaik untuk istri ialah:
KASIH SAYANG

Hadiah terbaik untuk anak ialah:
TELADAN YG BAIK

Hadiah terbaik untuk orang tua ialah: MENGHORMATI

Hadiah terbaik untuk semua orang ialah: MENGHARGAI

Hadiah terbaik untuk TUHAN ialah: PERCAYA dan TAAT

TAPI diatas SEMUANYA itu yang terbaik ialah MENGASIHI TUHAN dengan segenap hati, jiwa, kekuatan dan MENGASIHI SESAMA KITA seperti mengasihi diri kita sendiri ...

So... Wujudkan Rasa Kasih kita dalam tindakan nyata sebagai Hadiah
Terbaik.

Jangan pernah takut untuk memberi,
karena memberi adalah langkah pertama untuk bisa menerima.

Mana ada petani yang bisa menuai,
jika meraka tidak pernah menabur??

Selama ada kesempatan, marilah ĸϊtα menJadi orang yang murah hati !!
Berikanlah kebaikan..
Berikanlah perhatian..
Beri dan Beri...

Jangan hanya mau memberi jika ada keuntungan saja.

Hidup ini seperti Gema, apa yang kita keluarkan akan kembali kepada kita.

20/06/15

Kids Time

Tidak ada seorangpun di saat kematian mereka berkata, "Seharusnya aku lebih banyak menghabiskan waktu untuk bekerja." Melainkan, mereka menyesali waktu yang tidak dihabiskan bersama keluarga, termasuk anak-anak mereka

Menjadi anak-anak memang kasihan. Secara tidak sengaja orang tua sering mengutamakan kesibukan kerja daripada anak mereka. Soalnya, kalau pekerjaan terlantar, boss pasti marah. Tetapi kalau anak-anak sedikit terlantar atau kesepian, mereka tidak dapat marah apalagi protes pada orang tua.  Padahal tanggung jawab dan kesempatan yang terbesar dalam hidup ini adalah mendidik generasi berikutnya.

Cinta diterjemahkan sebagai "waktu". Anak-anak menilai cinta orang tua bukan dari hadiah gadget terbaru, tapi waktu yang diberikan untuk bermain dan ngobrol bersama mereka. Warisan terbaik yang dapat diberikan oleh orang tua bagi anaknya adalah "waktu", setidaknya beberapa menit setiap hari.  Karena "waktu bersama" ini akan mengukir kenangan indah bagi anak-anak kita.

Tuhan memercayakan anak-anak untuk kita didik dan besarkan supaya mereka mereka bisa mengenal-Nya dan membuat dunia ciptaan-Nya menjadi tempat yang lebih baik. Ingat, anak-anak kita tidak bisa memilih punya orang tua yang seperti apa. Mereka mau tidak mau mendapatkan kita.  Jadi biarlah kita berikan mereka yang terbaik, yaitu diri kita!

LEBIH MUDAH UNTUK SEORANG AYAH UNTUK MEMILIKI ANAK, DARIPADA UNTUK SEORANG ANAK MEMILIKI AYAH YANG SESUNGGUHNYA 
(Pope John XXIII)

23/05/13

Berharap kepada Tuhan

Aku belajar ... bahwa tidak selamanya hidup ini indah, kadang TUHAN mengijinkan aku melalui derita.

Tetapi aku tahu bahwa IA tidak pernah meninggalkanku, sebab itu aku belajar menikmati hidup dengan bersyukur.

Aku belajar ... bahwa tidak semua yang aku harapkan akan menjadi kenyataan, kadang TUHAN membelokkan rencanaku.

Tetapi aku tahu bahwa itu lebih baik dari yang aku rencanakan, sebab itu aku belajar menerima semua itu dengan sukacita.

Aku belajar ... bahwa pencobaan itu pasti datang di hidupku, aku tidak  mungkin berkata "tidak TUHAN".
Karena aku tahu bahwa semua itu tidak melampaui kekuatanku, sebab itu aku belajar menghadapinya dengan sabar.

05/05/13

Tanpa Syarat

Ceritanya, ketika Tuhan menciptakan wanita, Tuhan lembur pada hari ke 6

Malaikat datang dan bertanya “Mengapa begitu lama Tuhan?”

Tuhan menjawab, “Sudahkah kamu lihat semua detail yang Aku ciptakan untuknya?”

“2 tangan ini harus bisa selalu dibersihkan, setidaknya terdiri dari 200 bagian yang bisa digerakkan dan berfungsi baik agar dapat mengolah berbagai jenis makanan.

Mampu memberikan kenyamanan bagi anak²nya…

Punya pelukan yang menyembuhkan rasa sakit hati, kepahitan dan keterpurukan…

Dan semuanya cukup dilakukan dengan kedua tangan ini… "

Malaikat takjub, “Hanya dengan 2 tangan ini?...”

“Tetapi Tuhan, Engkau membuatnya begitu halus dan lembut”

“Ya.. Aku membuatnya begitu lembut. Tapi kamu belum bisa bayangkan kekuatan yang Aku berikan kepadanya agar dia bisa mengatasi banyak hal yang luar biasa”

“Apakah dia bisa berpikir?” tanya malaikat

Tuhan menjawab “Tidak hanya berpikir, dia juga mampu bernegosiasi dan mengutarakan pendapatnya”

Malaikat itu menyentuh dagunya..

28/04/13

Falsafah Kehidupan

--Seekor semut mungkin terlihat tidak berdaya,
tapi ia bisa merepotkan jika masuk ke dalam telingamu .

Sebuah duri kecil mungkin tidak berbahaya
tapi jika tertancap ke dalam daging dan tidak bisa dikeluarkan pasti akan sangat menyakitkanmu.

Begitu lah dengan manusia,
Anda sering meremehkan orang lain berdasarkan sesuatu yang mungkin kecil dan terlihat mudah.

Coba bayangkan,
sebuah gedung Mall yang megah,jika tidak ada Cleaning Service.
Apakah Anda bisa merasa nyaman ?

Jika tidak ada bawahan,
tidak mungkin ada atasan?








INFO
KomSel





Komsel Setiap Hari Jumat Jam 20:00 WIB Tuhan Yesus Memberkati.

Semua Materi Bahan Sate diambil dari www.abbalove.org



ABBALOVE SERPONG
Ruko Jasmine Blok HA/1 No.2-6 Gading Serpong







God Bless You.

Daftar Blog Favorit