Tampilkan postingan dengan label Rohani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rohani. Tampilkan semua postingan

26/09/17

Tuhan Yesus Naik Ke Sorga

TUHAN YESUS NAIK KESORGA. 
Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah."  Markus 16:19

Hari ini kita memperingati peristiwa spektakuler yang menancapkan tonggak kemenangan iman Kristiani yaitu kenaikan Yesus Kristus, yang terjadi 40 hari setelah kebangkitanNya.
Mengapa disebut sangat spektakuler dan luar biasa?  Karena Yesus Kristus terangkat naik ke langit disaksikan langsung oleh murid-muridNya:  "...terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata kepada mereka: 'Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik

08/07/16

10 Ayat Alkitab Tentang Pentingnya Pemuridan

Untuk menjadi seorang murid adalah menjadi pengikut Yesus, dengan memilih hidup dengan standar Tuhan bukan dunia. Panggilan untuk pemuridan adalah panggilan untuk menempatkan Yesus dan kehendak-Nya hidup bagi kita atas apapun. Ini membutuhkan pengorbanan tetapi juga menjanjikan hadiah yang lebih besar daripada orang lain yang dapat berikan. 

Pertama, Matius 28:16-20

Pada ayat 18-20, Yesus mendekati murid-muridnya dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

Kedua, Lukas 14:26-27

Yesus berkata , “Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.” 

Ketiga, Yohanes 8:31-32

Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”

Keempat, 2 Timotius 2:2

“Apa yang telah engkau dengar daripadaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain.”

Kelima, 2 Timotius 2:20-21

“Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia. Jika seseorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.”

Keenam, Lukas 6:40

Yesus berkata, “Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, tetapi barangsiapa yang telah tamat pengajarannya akan sama dengan gurunya.”

Ketujuh, Matius 4:19-20

Yesus memanggil murid-murid yang pertama dan berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” Lalu mereka pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.

02/05/16

Bunga Bunga Kehidupan

Seorang pria turun dari sebuah mobil mewah yang diparkir di depan kuburan umum. Pria itu berjalan menuju pos penjaga kuburan. Setelah memberi salam, pria yang ternyata adalah sopir itu berkata : “Pak, maukah anda menemui wanita yang ada di mobil itu? Tolonglah Pak, karena para dokter mengatakan sebentar lagi beliau akan meninggal!”

Penjaga kuburan itu meng-anggukan kepalanya tanda setuju dan ia segera berjalan di belakang sopir itu. Seorang wanita lemah dan berwajah sedih membuka pintu mobilnya dan berusaha tersenyum kepada penjaga kuburan itu sambil berkata : “Saya Ny. Steven yang selama ini mengirim uang setiap dua minggu sekali kepada anda. Saya mengirim uang itu agar anda dapat membeli seikat bunga dan menaruhnya di atas makam anak saya. Saya datang untuk berterima kasih atas kesediaan dan kebaikan hati anda. Saya ingin memanfaatkan sisa hidup saya untuk berterima kasih kepada orang2 yg telah menolong saya.”

“Oh, jadi Nyonya yg selalu mengirim uang itu? Nyonya, sebelumnya saya minta maaf kepada anda. Memang uang yang Nyonya kirimkan itu selalu saya belikan bunga, tetapi saya tidak pernah menaruh bunga itu dipusara anak anda.” jawab pria itu.
“Apa, maaf?” tanya wanita itu dengan gusar. “Ya, Nyonya. Saya tidak menaruh bunga itu di sana karena menurut saya, orang mati tidak akan pernah melihat keindahan seikat bunga. Karena itu setiap bunga yang saya beli, saya berikan kepada mereka yang ada di rumah sakit, orang miskin yang saya jumpai, atau mereka yang sedang bersedih. Orang-orang yang demikian masih hidup, sehingga mereka dapat menikmati keindahan dan keharuman bunga-bunga itu, Nyonya” jawab pria itu. Wanita itu terdiam, kemudian ia mengisyaratkan agar sopirnya segera membawanya pergi.

Tiga bulan kemudian, seorang wanita cantik turun dari mobilnya dan berjalan dengan anggun ke arah pos penjaga kuburan.

07/04/16

Melayani Sebagai Pelayan atau Sebagai Bos?

Bacaan: Markus 10:35-45 dan Fil 2:1-8

Dalam surat undangan kadang dibawahnya ada catatan "maaf bila penulisan nama dan gelar ada kesalahan". 
Ketika saya diundang kotbah oleh satu gereja, pengundang bertanya "apa gelar bapak?" Saya jawab, "Pendeta". "Maksud saya apa STh, MDiv, MTh atau Dr?" 
"Tidak usah dicantumkan gelar akademisnya" saya jelaskan, sebab saya berkotbah sebagai pendeta bukan sebagai STh atau MTh.”
Salah seorang Majelis di gereja yang lain pernah mengatakan ada pendeta yg tidak senang sebab gelar STh nya tidak dicantumkan dalam buletin gereja. Alasannya, dia dapatkan gelar itu dengan pengorbanan, susah payah.

Pertengkaran diantara murid Yesus tentang siapa yg terbesar diantara mereka (Mark 9:33-37) dilanjutkan oleh permintaan Yakobus dan Yohanes (Mark 10: 35-45). Kita tahu dan hafal dengan cerita ini. Kita mengerti cerita ini. Kita sadar arti pelayanan, tetapi sulit untuk mengikuti pola pelayanan yang Yesus contohkan.

Banyak orang mau melayani, tetapi sedikit yang mau menjadi pelayan. Banyak orang mau melayani sebagai "bos". Itu terungkap dalam "cita2"nya atau ambisinya untuk meraih "jabatan terhormat" dalam gereja; Ephorus, Bishop, Ketua Sinode, Ketua Majelis, dst. 

Padahal dengan gamblang Yesus mengajar untuk "menjadi pelayan" (Mark 10:43).
Dia memberi contoh dengan membasuh kaki murid2 (Yoh 13:1-20). Bahkan dengan pengorbanan di kayu salib. Dalam melayani kita harus mau mengambil "karakter Yesus" yang dijelaskan oleh Rasul Paulus dalam Fil 2:1-8. Dia, Raja atas segala Raja, Allah yang Maha kuasa, nama dan gelar-Nya mengatasi langit, mengosongkan diri menjadi manusia, menjadi hamba yg taat bahkan mati di salib. Bukan mati "enak" tapi mati tragis disamakan dengan penjahat kelas kakap!
Mengapa kita yang hanya punya gelar M.Div atau Dr saja sudah sombong?
Mengapa kita malah bertentangan dengan paradigma atau pola pelayanan Yesus?
Mengapa tidak senang bila gelar tidak disebut dalam kotbah/buletin?
Kita berkotbah bukan sebagai akademisi, tetapi sebagai Hamba Tuhan, sebagai Pendeta. Kalau berceramah mungkin boleh kita cantumkan. 
Tapi wibawa ceramah bukan dari gelar melainkan dari isi ceramah.
Wibawa kotbah bukan dari gelar, tapi kuasa Roh Kudus.

Wibawa dan pengaruh pelayanan bukan dari jabatan melainkan "contoh hidup dan kehidupan" kita.

06/04/16

Berani Untuk Ditegur

Shallom dan selamat pagi,

"Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua duanya."
Matius 9:17b

Sebenarnya Tuhan rindu setiap kita bisa menikmati janjiNya.

Tapi mengapa tidak setiap orang mengalami dan menerimanya?

Pernahkah kita bertanya apa sebabnya?

Sudahkah kita memeriksa sifat dan karakter kita yang buruk yang bisa menghalangi janji-janji Allah tidak kita alami.

Hati manusia seakan kantong anggur seperti yang disampaikan Yesus.

Kantong anggur yang lama tidak dapat diisi dengan anggur yang baru.

Hal yang sama dengan kehidupan kita, saat kita menerima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat, dan mengundangNya masuk kedalam hati kita, maka mustahil bagi kita untuk terus hidup dalam dosa dan perilaku yang lama yang pasti bertentangan dengan kehendakNya.

Raja Daud pernah jatuh dalam dosa perzinahan dan pembunuhan.

03/04/16

Harta Kesayangan

Shallom dan selamat pagi,

"Tuhan adalah bagianku, kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap kepadaNya."
Ratapan 3:24

Nabi Yeremia mengungkapkan bahwa apapun yang terjadi dalam hidupnya, ia memiliki bagian yang terbaik, yang tidak dapat lapuk dan lenyap, karena ia menempatkan Tuhan diatas segala galanya.

Banyak orang yang sangat rakus dan serakah karena menilai harta dunia adalah segala galanya.

Mestinya kita tidak boleh seperti dunia ini yang memandang kebahagiaan hidup hanyalah berasal dari harta dunia.

Semua yang kita lihat dan raba adalah sesuatu yang fana, yang akan habis lenyap ditelan waktu.

Mengapa kita habiskan seluruh energi, pikiran dan umur hidup kita untuk sesuatu yang pasti akan hilang dan lenyap?

01/04/16

Tetap Bersyukur

Shallom dan selamat pagi,

"Aku sekali kali tdk akan membiarkan engkau dan Aku sekali kali tidak akan meninggalkan engkau."
Ibrani 13:5b

Apakah Tuhan menyertai hidup anda selama ini?

Apakah Tuhan perduli dengan masalah anda?

Daud sangat merasakan penyertaan Tuhan sehingga ia tidak takut menghadapi apapun.

Daud sampai berkata : 

"Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku, gadaMu dan tongkatMu, itulah yang menghibur aku."
Mazmur 23:4

Daud sangat mengenal Tuhannya sehingga saat ia menghadapi masalah dan ia tidak tahu apa yang harus dilakukannya, Daud lari menghadap Tuhan.

Daud menjadikan Tuhan tempat perlindungannya, kota bentengnya yang kuat, ia merasa aman dan tenang hanya bila berjalan bersama Tuhan.

04/03/16

Jangan Takut

Shallom dan selamat pagi,

"Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?"
Markus 4:40

Kalimat diatas, adalah pertanyaan Yesus kepada murid-muridNya.

Yesus bertanya dengan nada heran mengapa mereka masih tidak percaya kepada Yesus.

Bukankah mereka selama ini sudah melihat ke Maha Kuasaan Yesus?

Bukankah mereka menyaksikan dengan mata kepala sendiri, orang buta melihat, lumpuh berjalan, tuli mendengar?

Bukankah mujizat demi mujizat mereka telah menyaksikannya?

Pertanyaan yang sama juga diajukan Tuhan Yesus kepada setiap orang yang mengaku percaya.

Mungkin murid-murid melihat badai yang besar dan laut yang mengamuk, bisakah Yesus mengatasinya?

Itulah sebabnya ketika Yesus menghardik angin dan badai tersebut yang seketika menjadi tenang, mereka saling bertanya tanya satu kepada yang lain :

"Orang apakah ini sehingga angin dan badaipun taat kepadaNya."

Seberapapun besarnya masalah kita, sesakit apapun penyakit kita, sesusah apapun hidup kita, jangan pernah meragukanNya!

Terbukti badai yang paling hebatpun (dalam bahasa aslinya badai itu memakai kata "seismos" yang menggambarkan badai seperti pada saat terjadi tsunami) Yesus bisa mengatasinya.

Bagi Dia tidak ada yang tidak mungkin dan bagi kita yang percaya kepadaNya, tidak ada yang mustahil.

Tuhan selalu punya cara untuk menolong kita, Dia memiliki banyak metode untuk meluputkan kita.

Simak kerinduan hati Tuhan yang sangat menyentuh ketika Dia berkata :

03/03/16

Kemuliaan Allah Ialah Merahasiakan Sesuatu

Shallom dan selamat pagi,

"Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang."
Amsal 23:18

Banyak orang berusaha mencari tahu apa yang akan terjadi pada hari esok.

Jika kita tidak tahu akan hari esok bukanlah sesuatu yang membuat hidup kita menjadi kuatir.

Kita harus yakin bahwa kita memiliki Tuhan yang bertanggung jawab atas hidup kita, hari ini dan juga hari esok.

Yang dituntut dari kita bukanlah untuk mengetahui hari esok, tetapi kita harus belajar untuk tetap percaya kepadaNya, sekalipun kita tidak tahu apa yang akan terjadi pada hari esok.

02/03/16

Kuasai Dirimu

Shallom dan selamat pagi,

"Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa."
1 Petrus 4:7b

Apakah anda merasa terkepung oleh masalah?

Satu urusan belum beres, datang lagi masalah yang lain.

Seolah seperti meteor yang beruntun menghantam hidup ini.

Sanggupkah anda mengatasinya?

Banyak orang menjadi panik, kalang kabut dan seperti kebakaran jenggot, tidak tahu apa yang harus diperbuat.

Mengapa orang bereaksi seperti itu?

Ketika semuanya berjalan diluar dugaan dan kendali kita, kita hanya mengarahkan pandangan kepada masalah tersebut, bukan kepada Tuhan yang sanggup menolong.

Pada saat seperti itu, pikiran kita dipenuhi ketakutan dan kebingungan.

Menjadi tenang merupakan hal yang sangat penting dan menentukan pada saat kita menantikan pertolongan Tuhan.

Pada waktu Gehazi, pembantu Elisa, pagi2 keluar dan melihat banyaknya tentara musuh yg mengepung, ia menjadi sangat takut.

Yang keluar dari mulutnya cuma perkataan : CELAKA!!!

24/02/16

Keluaran 14 : 13 - 14

Shallom dan selamat pagi,

"Jangan takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari Tuhan,......
Tuhan akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja."
Keluaran 14:13-14

Setiap orang didunia ini, memiliki masalah masing-masing.

Besar kecil, tua muda, kaya miskin, orang kebanyakan atau bertitel, rakyat biasa atau direktur, masing-masing punya problem sendiri-sendiri.

Tidak ada orang yang hidupnya bebas dari masalah.

Dunia memang dikhususkan bagi manusia untuk dihadapi dan ditaklukkan.

Sekuat apapun kita, jika menghadapi masalah dengan kekuatan sendiri, kita akan kelelahan.

Apa yang anda miliki untuk menghadapi begitu banyaknya masalah anda?

Bagaimana kita bisa mengalahkan musuh kita yang menyerang terus menerus secara beruntun dengan senjata ampuhnya?

Kita adalah mahluk yang terbatas!

Yang Tuhan kehendaki adalah bagaimana kita mengerti dan menyerahkan segenap persoalan kita kepadaNya.

Tuhan mau berperang bagi kita.

23/02/16

Benarkah Tuhan Itu Ada?

Adalah seorang pemuda yang lama sekolah di Russia, ia telah kembali ke tanah air, sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang pendeta siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaan darinya.

Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut.

Pemuda :(Dengan nada SOMBONG pemuda itu bertanya) "Anda siapa...?? dan apakah bisa menjawab pertanyaan saya...??"

Pendeta : "Saya hanyalah hamba Tuhan dan dengan se-izin-NYA saya akan menjawab pertanyaan anda"

Pemuda :(Tetap dengan nada SOMBONG), "Anda yakin..?!! sedang profesor dan banyak orang pintar tidak mampu menjawab pertanyaan saya".

Pendeta : "saya akan mencoba sejauh kemampuan saya..!!"

Pemuda : "Saya punya 3 buah pertanyaan..?!!

1 Kalau memang TUHAN itu ada, tunjukkan wujud TUHAN kepada saya..?!!

2 Apakah yang dinamakan TAKDIR..?!!

3 Kalau SETAN diciptakan dari api, kenapa dimasukkan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat setan, sebab mereka memiliki unsur yang sama..?!! Apakah TUHAN tidak pernah berfikir sejauh itu..?!!

Tiba-tiba pendeta tersebut MENAMPAR pipi si pemuda SOMBONG dengan keras.

(Sambil menahan sakit) si Pemuda berkata : "Kenapa...?? Anda marah kepada saya...??"

Pendeta : "Saya tidak marah..!! TAMPARAN itu adalah jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang anda ajukan kepada saya...!!"

Pemuda : "Saya sungguh-sungguh tidak mengerti..?!!"

Pendeta : "Bagaimana rasanya tamparan saya..?!!"

Pemuda : "Tentu saja saya merasakan sakit..!!"

Pendeta : "Jadi Anda percaya bahwa sakit itu ada..?!!"

Pemuda : "Ya.. saya Percaya..!!"

Pendeta : "Tunjukkan pada saya wujud sakit itu..?!!"

Pemuda : "Saya tidak bisa..!!"

Pendeta : "Itulah jawaban pertanyaan pertama, kita semua merasakan keberadaan TUHAN tanpa mampu melihat wujud-NYA.

Pendeta : "Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya..?!!"

Pemuda : "Tidak..!!"

22/02/16

Apakah Allah menciptakan segala yang ada

Seorang profesor yang Atheis berbicara dalam sebuah kelas fisika.

Profesor: "Apakah Allah menciptakan segala yang ada?"

Para mahasiswa: "Betul! Dia pencipta segalanya."

Profesor: "Jika Allah menciptakan segalanya, berarti Allah juga menciptakan kejahatan."

(Semua terdiam dan agak kesulitan menjawab hipotesis profesor itu).

Tiba-tiba suara seorang mahasiswa memecah kesunyian.

Mahasiswa: "Prof! Saya ingin bertanya. Apakah dingin itu ada?"

Profesor: "Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada."

Mahasiswa: "Prof! Dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin sebenarnya adalah ketiadaan panas.

Suhu -460 derajat Fahrenheit adalah ketiadaan panas sama sekali. Semua partikel menjadi diam. Tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut.

Kita menciptakan kata 'dingin' untuk mengungkapkan ketiadaan panas.

Selanjutnya! Apakah gelap itu ada?"

Profesor: "Tentu saja ada!"

Mahasiswa: "Anda salah lagi Prof! Gelap juga tidak ada.

Gelap adalah keadaan di mana tiada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari. Sedangkan gelap tidak bisa.

Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk mengurai cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari panjang gelombang setiap warna.

Tapi! Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur melalui berapa besar intensitas cahaya di ruangan itu.

Kata 'gelap' dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan cahaya.

21/02/16

Belajar Hidup Bijaksana

Di dalam kehidupan ini, kita dapat mengambil pelajaran dari setiap pribadi yang menyapa kehidupan kita, baik pertemuan itu membawa tawa ataupun airmata, semuanya membuat kita semakin dewasa dalam menjalani kehidupan.

Manusia tak bisa menilai dirinya sendiri, hanya orang lain yang bisa menilai kekurangan dan kelemahan kita. Belajarlah menginteropeksi diri saat orang lain memberikan masukan atau teguran,
k a r e n a itu yang akan memajukan kita.

SEMUA MEMBAWA PESAN,
Tak perlu menyalahkan siapapun dalam hidup ini :
ORANG² BAIK MEMBERIKAN KEBAHAGIAAN,
ORANG² BURUK MEMBERIKAN PENGALAMAN,
ORANG² TERBAIK MEMBERIKAN KENANGAN,
ORANG² TERBURUK MEMBERIKAN PELAJARAN.

☑ JANGAN bermimpi menciptakan KEBAHAGIAAN,

jika TIDAK mampu memupuk KESABARAN melalui KEKECEWAAN.

20/02/16

Filosofi Semut

Sudah bertahun-tahun saya mengajarkan murid-murid saya tentang konsep sederhana namun sangat hebat, yaitu Filosofi Semut. Semut mempunyai empat filosofi yang luar biasa.

Yaitu:

Pertama, semut tidak pernah menyerah. Bila anda menghalang-halangi dan berusaha menghentikan langkah mereka, mereka selalu akan mencari jalan lain. Mereka akan memanjat ke atas, menerobos ke bawah atau mengelilinginya. Mereka terus mencari jalan keluar. Tidak sekali-kali menyerah untuk menemukan jalan menuju tujuannya.

Kedua, semut menganggap semua musim panas sebagai musim dingin. Ini adalah cara pandang yang penting. Semut-semut mengumpulkan makanan musim dingin mereka di pertengahan musim panas.
Sebuah kisah kuno mengajarkan, "Jangan mendirikan rumahmu di atas pasir di musim panas."

19/02/16

Menyanyi Bagi Tuhan

Mazmur 30.6 " Sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai"

Penderitaan adalah bagaikan orang asing yang mencurigakan, yang mengetuk pintu rumah Anda. Mau tidak mau Anda harus mengizinkannya masuk karena ia terus-menerus mengetuk pintu dan tidak mau pergi.Anda merasa yakin bahwa tidak ada seorang pun yang melihat kesedihan Anda dan Anda merasa kesepian tetapi Allah melihat kesedihan yang tengah Anda rasakan dan Dia mengerti. 

Setiap malam aku menggenangi tempat tidurku, dengan air mataku aku membanjiri ranjangku, keluh Daud di dalam Mazmur 6:7. Tuhan telah mendengar tangisku (ayat 9). Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kaudaftarkan? (56:9). Walaupun sepanjang malam ada tangisan, itu tidak akan berlangsung selamanya, karena menjelang pagi terdengar sorak-sorai (30:6).

Seperti halnya Daud, kita ingat bahwa kasih dan kebaikan hati Allah akan berlangsung selama seumur hidup kita. Dia telah berjanji tidak akan meninggalkan maupun membiarkan kita. Manakala kasih Allah masuk ke dalam pikiran kita, kepedihan hati dan ketakutan kita akan lenyap. Ratapan kita akan diubah menjadi tarian, pakaian kabung dan derita kita akan dilepaskan, dan kita pun diikat dengan sukacita. 

17/02/16

Inspirasi buat Calon LEADERS..!

Suatu hari seorang Raja mendapat hadiah 2 ekor anak burung elang. 

Lalu dia berpikir, akan bagus sekali jika elang ini dilatih untuk terbang tinggi. Tentu akan lebih indah lagi. Ia memanggil pelatih burung yang tersohor di negerinya untuk melatih 2 elang ini.

Setelah beberapa bulan, pelatih burung ini melapor : Seekor elang telah terbang tinggi dan melayang² di angkasa. n a m u n yang seekor lagi tidak beranjak dari pohonnya 

Raja pun memanggil semua ahli hewan untuk memeriksa elang kesayangannya ini namun tidak ada yang berhasil "menyembuhkan" dan membuat elang ini terbang.

Berbagai usaha telah dilakukan, t e t a p i elang ini tidak kunjung bergerak dari dahannya.

Kemudian ia bertemu dengan petani yang sangat mengenal akan sifat elang dan Raja meminta bantuan petani itu.

Keesokan harinya ketika Raja mengunjungi elang ini, ia kaget melihat elang ini sudah terbang tinggi.

Dengan penuh penasaran Raja bertanya kepada petani, apa yang ia lakukan.
Petani menjawab, "Saya hanya memotong cabang pohon yang selama ini dihinggapinya ... DAHAN itu yang membuatnya NYAMAN".

Kita dilahirkan untuk sukses, kita ditakdirkan untuk terbang tinggi, nmun, ada yang memegang erat, yaitu ketakutan; tidak ada yang mau melepaskan ketakutan itu dan tidak beranjak dari posisinya.

Atau kadang kita terlalu memegang zona kenyamanan, hingga takut dan tidak mau melepaskannya.., takut gagal.., takut kecewa..

Lepaskan segala ketakutan itu, lepaskan zona kenyamanan itu, kenali diri anda dan tumbuhkan kekuatan dan rasa percaya diri anda.
Maka anda akan "terbang tinggi".

Tanpa kita sadari, ALLAH sesekali "Memotong" DAHAN KENYAMANAN kita, supaya iman kita bertumbuh dan naik ke level yang lebih tinggi.

15/02/16

Tiada Alasan

Roma 10.13
"Siapa saja yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan" 

Orang memiliki berbagai alasan menolak Injil. Salah satu alasan umum adalah menyalahkan orang kristiani atas sesuatu yang mereka lakukan atau tidak lakukan. Mereka berkata, "Saya mengenal seorang kristiani yang tidak memperlakukan saya dengan baik." Atau, "Saya ke gereja, tetapi tak ada yang menyapa saya."

Memang, orang-orang kristiani tidak sempurna, dan banyak orang kristiani yang tak dapat menjadi teladan yang baik. Namun, menyalahkan orang lain tidak akan menghapus pertanggungjawaban seseorang terhadap Allah.

Kebenaran Injil tidak tergantung pada cara orang lain menjalani hidup iman mereka. Keselamatan menyangkut Yesus itu sendiri. Roma 10:9 mengatakan, "Jika engkau mengaku dengan mulutmu bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu bahwa Allah telah

13/02/16

Belajar dari Rajawali

”Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar.
Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.”
(Efesus 4:2)

Burung rajawali memiliki beberapa musuh,
salah satunya adalah burung gagak,
yang selalu berteriak dan mengganggu. 

Kenyataannya,
kita juga memiliki beberapa burung gagak dalam hidup ini,
mungkin punya sekumpulan dari mereka.

Beberapa orang menjengkelkan,
mereka mengganggu jika di biarkan.

Kita perlu mengambil pelajaran dari burung rajawali.

Saat seekor burung rajawali sedang keluar terbang,
seringkali seekor gagak akan datang mengikutinya dari belakang dan mulai mengganggu, mengolok dan membuatnya jengkel.

Untuk mengusir musuhnya,
rajawali hanya merentangkan sayapnya sepanjang 8 kaki,
memperhatikan tekanan udara dan naik lebih tinggi sehingga mencapai ketinggian tertentu,
di mana tidak ada burung lain yang dapat terbang,
bahkan burung gagak pun tidak bisa bernafas di sana.

Dengan cara yang sama,
jika ingin menyingkirkan gangguan,
kita perlu naik lebih tinggi,
jangan pernah turun kebawah.

Jangan berdebat dan berusaha untuk balas dendam.

Jadilah orang yang BERJIWA BESAR,
hiduplah dalam KASIH,
bersikaplah berani MEMBERKATI siapa pun, termasuk musuh² kita.

Akhirnya, burung gagak tidak bisa bersaing dengan burung rajawali.

INGATLAH,
JIKA ORANG LAIN MERENDAHKAN DIRI KITA,
ITU ARTINYA KITA SUDAH DI POSISI YG LEBIH TINGGI DARI ORANG TERSEBUT.

”sebab IA telah memperhatikan kerendahan hamba-NYA.” (Lukas 1:48)

12/02/16

Anak Anak Perlu Teladan

Children's ears may not listen to advice, but their eyes see examples »Amish Proverb«

Telinga anak-anak mungkin tidak mendengar kepada saran, tetapi mata mereka melihat teladan »Peribahasa Amish«

2 Timotius 3:1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar, 2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,

Orang tua mana yang mengharapkan anak anaknya kurang ajar dan hidupnya menyimpang dari jalan Tuhan.

Jangan menyalahkan anak, seolah olah orang tua tidak pernah ambil bagian dari kekeliruan tersebut, padahal setiap tindakan dan perbuatan mereka adalah buah dari meneladani orang tuanya.








INFO
KomSel





Komsel Setiap Hari Jumat Jam 20:00 WIB Tuhan Yesus Memberkati.

Semua Materi Bahan Sate diambil dari www.abbalove.org



ABBALOVE SERPONG
Ruko Jasmine Blok HA/1 No.2-6 Gading Serpong







God Bless You.

Daftar Blog Favorit