Tampilkan postingan dengan label Bahan Sate. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahan Sate. Tampilkan semua postingan

01/05/14

Ketaatan yang membuahkan Kesempurnaan

M1 - Membaca Firman di Hadirat Kristus
Ibrani 5:5-10
M2 - Merenungkan Firman di Hadirat Kristus
1. Janji tentang apakah yang diberikan oleh Allah Bapa kepada Yesus? (ayat 5-6)
2. Apa respon Yesus terhadap janji Allah Bapa? (ayat 7-8)
3. Apakah dampaknya setelah Yesus taat? (ayat 9-10)
4. Pelajaran apakah yang Anda dapatkan dari ketaatan Yesus?
M3 - Mendengar dan Melakukan Firman Kristus
M4 - Membagikan Firman Kristus

30/06/13

Tuhan Meresponi orang yang Antusias

Bacaan FirmanBacalah Lukas 19:1-10 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Pertanyaan Renungan1. Bagaimana caranya Zakheus menunjukkan hati yang antusias? (ayat 4). 2. Perhatikan kata-kata yang diulangi dua kali oleh Yesus kepada Zakheus? (5, 9).
Banyak orang yang tidak peduli dengan sikap hati yang antusias, sehingga mereka  mengabaikannya. Tapi, orang lain justru memanfaatkan sikap hati yang antusias untuk menarik hal-hal yang baik bagi diri sendiri dan keluarganya. Hati yang antusias menarik perhatian manusia maupun Tuhan. Bila Tuhan melihat hati seseorang yang antusias, Ia segera memberikan respon yang positif terhadap orang tersebut. Dalam renungan Saat Teduh kita hari ini, kita melihat sikap hati yang antusias dalam diri Zakheus, seorang pemungut pajak bangsa Yahudi. Bagi orang-orang Yahudi, pemungut pajak adalah orang berdosa yang paling dibenci. Namun, karena Zakheus memiliki hati yang antusias untuk bertemu dan melihat Yesus, maka Yesus segera

29/06/13

Antusiasme tidak dibatasi oleh usia

Bacaan FirmanBacalah Yosua 14:6-15 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Pertanyaan Renungan1. Antusiasme seperti apakah yang ditunjukkan oleh Kaleb? (ayat 10-11).2. Bagaimana caranya Kaleb mengekspresikan antusiasmenya? (ayat 12).
Rindukah Anda antusias? Pentingkah kita memiliki antusias? Apa yang terjadi jika kita tidak memiliki antusias? Dalam renungan Saat Teduh hari ini, kita melihat bahwa sepuluh dari dua belas pengintai yang diutus Musa untuk mengintai Tanah Perjanjian tidak antusias, sehingga menyerah sebelum kalah secara fisik. Musa menulis kata-kata sepuluh pengintai, “Orang-orang itu lebih besar dan lebih tinggi dari pada kita, kota-kota di sana besar dan kubu-kubunya sampai ke langit, lagipula kami melihat orang-orang Enak di sana,”(Ulangan 1:28). Itulah pengaruh dari seseorang yang tidak antusias. Walaupun Musa berkata, “Janganlah gemetar, janganlah takut kepada mereka; TUHAN, Allahmu, yang berjalan di depanmu, Dialah yang akan berperang untukmu sama seperti yang dilakukan-Nya bagimu di Mesir, ... TUHAN, Allahmu, mendukung engkau, seperti seseorang mendukung anaknya, sepanjang jalan yang kamu tempuh, sampai kamu tiba di tempat ini,”Ulangan 1:29-31). Tetapi, mereka tetap tidak percaya kepada TUHAN. Berbeda dengan Kaleb yang antusias. Ternyata, antusiasme tidak dibatasi oleh usia. Jika kita antusias,

28/06/13

Orang Buta yang Antusias

Bacaan FirmanBacalah Markus 10:46-52 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Pertanyaan Renungan1. Seperti apakah sikap orang buta yang antusias ini?2. Apa yang terjadi setelah Bartimeus bertemu Yesus?
Cobalah bayangkan sejenak, jika Anda adalah murid-murid Yesus yang sedang menemani Sang Guru berjalan melewati pintu gerbang Yerikho. Anda lelah karena perjalanan yang jauh mengikuti Yesus dengan berjalan kaki. Tiba-tiba seseorang yang buta berteriak-teriak keras di pinggir jalan. Marahkah Anda saat mendengar teriakan tersebut? Apakah yang akan Anda lakukan dengan orang buta itu? Itulah yang terjadi pada murid-murid Yesus. Mereka menegornya agar supaya ia diam dan jangan mengganggu mereka. Markus menulis peristiwa tersebut sebagai berikut, “Banyak orang menegornya supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru: 'Anak Daud, kasihanilah aku!'"(ayat 48). Saat ditegor, apakah orang buta yang bernama Bartimeus ini diam? Tidak. Ia

27/06/13

Antusias Mencari Kerajaan ALLAH

Bacaan FirmanBacalah Matius 13:44-46 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Pertanyaan Renungan1. Dengan apakah Yesus mengumpamakan Kerajaan Allah?2. Apa yang dilakukan oleh seseorang yang sedang antusias terhadap Kerajaan Allah?
Dalam renungan Saat Teduh kita hari ini, ada pelajaran khusus tentang pentingnya antusiasme dalam mencari Kerajaan Allah. Mengapa? Karena motivasi yang menjadi pendorong utama demi mencari Kerajaan Allah adalah antusiasme. Yesus harus memakai perumpamaan ini untuk menjelaskan tentang pentingnya antusiasme kita. Yesus harus mengulangi perumpamaan penting ini dua kali untuk membuka pikiran kita supaya dapat mengerti maknanya dengan benar. Dikatakan, "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh

26/06/13

Contoh Doa Wanita yang Antusias

Bacaan FirmanBacalah Lukas 18:1-8 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Pertanyaan Renungan1. Baca dan pahami perikop ini. Apa kata Yesus tentang doa yang antusias? (ayat 1-5).2. Perhatikan apa yang ditegaskan oleh Yesus tentang doa yang antusias? (ayat 6-8).
Pernahkah terlintas dalam hati atau pikiran Anda sebuah pertanyaan: mengapa Allah seakan-akan mengulur-ulur waktu untuk menjawab doa Anda? Banyak jawaban yang bisa kita simpulkan dari pertanyaan ini, yaitu mungkin saja Allah mengulur-ulur waktu untuk menjawab doa kita karena kita tidak antusias ketika berdoa. Atau bisa saja kita belum sampai pada titik berseru siang malam kepada Tuhan di dalam doa. Perhatikan apa yang ditekankan oleh Tuhan Yesus, “Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka,”(ayat 7-8a). Sebelum Yesus mengajar tentang topik doa yang antusias di sini, Ia

25/06/13

Antusias untuk Memberi

Bacaan FirmanBacalah Lukas 6:37-42 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Pertanyaan Renungan1. Peringatan apakah yang diberikan oleh Yesus kepada kita? (ayat 37-38).   2. Mengapa kita harus antusias dalam memberi? (ayat 41-42).
Memberi itu bukan hanya tentang uang, tetapi banyak hal lainnya yang kita bisa berikan. Contoh: ada orang  yang hanya bisa memberi dalam bentuk doa. Ada juga yang memberi dalam bentuk tenaga. Ada yang memberi dalam bentuk waktu untuk pribadinya. Ada yang memberi uang, atau memberi perhatian kepada sesama orang Kristen. Ada yang memberi penghormatan atau penghargaan yang sepantasnya kepada seseorang yang berhak untuk menerimanya. Mengapa hal ini penting? Karena Yesus memberikan penekanannya, “Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu,"(ayat 38). Standarnya adalah

24/06/13

Mempraktekkan Firman Tuhan dengan Antusias

Bacaan FirmanBacalah Matius 7:12-14 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Pertanyaan Renungan1. Menurut Yesus, apa itu isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi? (ayat 12). 2. Menurut Anda, apa maksudnya pintu yang sesak itu?(ayat 13-14).
Pernahkah Anda menanam sebuah benih? Entah jagung, pepaya, padi atau benih yang lain? Apakah yang akan bertumbuh dan menghasilkan dari benih tersebut? Benih apapun yang kita tanam ke dalam tanah, benih itulah yang akan tumbuh sampai menghasilkan buah sesuai nama benih yang kita tanam. Hal yang sama juga berlaku dalam perilaku hidup kita. Apa yang kita tanam akan kita tuai juga. Itulah sebabnya Yesus berkata bahwa, "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi,”(ayat 12). Banyak orang ingin agar dirinya dihargai, dihormati, dicintai, diterima, diperhatikan, didengarkan, dimengerti, diperlakukan dengan baik dan segala hal yang ia kehendaki dari orang lain, tanpa ia sendiri melakukannya kepada orang lain. Kita melihat betapa pentingnya hal ini, hingga Yesus harus menegaskannya bahwa jika kita melakukannya di dalam kehidupan kita setiap hari, maka kita telah

23/06/13

Berdoa dengan Antusias

Bacaan FirmanBacalah Matius 7:7-11 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Pertanyaan Renungan1. Menurut Yesus, seperti apakah doa yang antusias? (ayat 7-8). 2. Mengapa doa yang antusias sangat dibutuhkan?(ayat 9-11).
Pernahkah Anda putus asa dalam doa? Mengapa doa-doa Anda tidak terjawab? Jika Anda telah berdoa, tetapi doa-doa yang Anda naikkan belum antusias, maka Saat Teduh hari ini menjelaskan secara jelas doa yang penuh antusias. Yesus mengajarkan doa yang antusias kepada kita, "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang

22/06/13

Tetap Antusias dalam Pencobaan

Bacaan FirmanBacalah Nehemia 4:1-23 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Pertanyaan Renungan1. Meski ada tantangan dari musuh, antusiasme seperti apakah yang ditunjukkan oleh Nehemia? 2. Bagaimana cara Nehemia mengekspresikan antusiasme diri dan anak buahnya?(ayat 23).
Dalam renungan saat teduh hari ini, antusiasme Nehemia tidak terhentikan walau begitu banyak pencobaan, cemooh dan hinaan yang ia terima. Hal ini justru membuat Nehemia semakin mendorong dirinya untuk berdoa, “Tetapi kami berdoa kepada Allah kami, dan mengadakan penjagaan terhadap mereka siang dan malam karena sikap mereka,”(ayat 9). Motivasi yang dimiliki oleh Nehemia dapat tertular kepada orang-orang Yehuda, sehingga mereka bersepakat bersama menghadapi musuh yang menghalangi mereka. Kata Nehemia, “Kuamati semuanya, lalu bangun berdiri dan berkata kepada para pemuka dan para penguasa dan kepada orang-orang yang lain: 'Jangan kamu takut terhadap mereka! Ingatlah kepada Tuhan yang maha besar dan dahsyat dan

21/06/13

Berharap kepada ALLAH

Bacaan FirmanBacalah Mazmur 42:1-12 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Pertanyaan Renungan1. Apa yang sedang dialami oleh Pemazmur?  2. Apa yang dilakukan oleh Pemazmur saat jiwanya tertekan?(ayat 12).
Renungkanlah ulang Firman Tuhan pagi ini sambil berdoa, apakah Anda sedang merasakan hal yang sama dengan sang pemazmur: gundah gulana, tertekan dan gelisah karena himpitan masalah dalam hidupmu? Jangan biarkan sitausi ini berlarut-larut, Anda harus kembali antusias dalam hidup ini. Pemazmur menjelaskan bagaimana roh dapat membangkitkan antusiasme dalam jiwa, karena bisa saja untuk jiwa kita berduka saat roh kita antusias. “Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau

20/06/13

Antusias dalam melakukan Firman Tuhan

Bacaan FirmanBacalah Yakobus 1:22-24 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Pertanyaan Renungan1. Apa perintah Tuhan bagi kita?2. Menurut Anda, apa yang akan terjadi jika kita tidak melakukan firman Tuhan?
Berapa kalikah kita melihat diri kita di hadapan cermin dalam satu hari? Ada yang cuma pagi atau malam hari saja. Sedangkan ada orang yang membawa cermin sehingga setiap saat ia bisa melihat dirinya lewat cermin. Dalam renungan Saat Teduh hari ini, menurut terjemahan bahasa Indonesia sehari-hari (IBIS), Yakobus menulis, “Hendaklah kalian melakukan apa yang dikatakan oleh Allah, jangan hanya mendengarkan saja, sehingga dengan demikian kalian menipu diri sendiri. Orang yang mendengar perkataan Allah, tetapi tidak melakukannya adalah seperti orang yang sedang melihat mukanya yang sebenarnya di depan cermin. Sesudah ia memperhatikannya baik-baik, ia pun pergi dan langsung melupakan bagaimana rupa mukanya itu.” Ini adalah peringatan bagi kita untuk menjadi pelaku Firman Tuhan, bukan hanya pendengar saja. Mengapa Yakobus  berkata seperti itu? Karena, Yesus menegaskan kepada kita tentang betapa pentingnya melakukan firman Tuhan, "Mengapa kalian memanggil Aku, 'Tuhan, Tuhan,' tetapi tidak melakukan apa yang Kukatakan

19/06/13

Antusias dalam memperkatakan Firman

Bacaan FirmanBacalah Yosua 1:8 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Pertanyaan Renungan1. Apakah kita antusias memperkatakan Firman Tuhan setiap hari?2. Bagaimana caranya agar kita dapat memperkatakan Firman Tuhan setiap hari?
Pernahkah Anda mengingat berapa kalikah Anda sering memperkatakan firman Tuhan setiap hari? Perhatikanlah firman Tuhan kepada Yosua, “Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung,”(Yosua 1:8). Melalui renungan Saat Teduh hari ini, Tuhan mengingatkan kita, “JANGAN LUPA MEMPERKATAKAN FIRMAN TUHAN.” Kapankah terakhir kali kita memperkatakan Firman Tuhan dalam hidup kita? Apakah kita antusias untuk memperkatakan firman Tuhan? Untuk melatih diri kita supaya terbiasa memperkatakan Firman Tuhan tiap hari, kita harus memiliki

18/06/13

Antusias dalam menyimpan Firman dalam Hati

Bacaan FirmanBacalah Yakobus 1:21 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Pertanyaan Renungan1. Bagaimana caranya kita menyimpan Firman Tuhan di dalam hati kita?2. Hal apakah yang harus kita lakukan?
Pernahkah Anda menyimpan barang-barang berharga yang Anda miliki? Di manakah Anda akan menyimpannya? Biasanya kita akan menyimpan barang berharga di tempat yang aman dan tersembunyi bagi orang lain. Sebenarnya, firman Tuhan harus diperlakukan yang sama, yakni menyimpannya di tempat yang tersembunyi: hati kita. Tetapi, sebelum kita menyimpan barang-barang berharga milik kita, barang-barang rongsokan dan sampah-sampah yang tidak berguna di dalam hidup kita harus dibuang dulu.

17/06/13

Antusias dalam menyelidiki FIRMAN

Bacaan FirmanBacalah Yakobus 1:25 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Pertanyaan Renungan1. Apakah perintah Tuhan bagi kita hari ini?2. Apa manfaat dari meneliti Firman Tuhan?
Sudahkah Anda antusias menyelidiki firman Tuhan yang Anda baca? Mengapa kita harus bisa menyelidiki firman Tuhan? Yakobus menulis kepada orang-orang Kristen termasuk kita yang rindu menjadi murid Kristus, “Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya,” (ayat 25). Di sini ada jaminan bagi siapa saja yang menyelidiki firman Tuhan, yakni ia akan bahagia lewat perbuatannya. Rindukah Anda untuk mengalami kebahagiaan yang dimaksudkan oleh firman Tuhan? Ingat bahwa firman Tuhan adalah hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan kita dari segala macam belenggu dosa dan ikatan setan-setan. Kita tahu bahwa banyak orang yang ingin mengejar kesempurnaan tanpa menyediakan waktu untuk menyelidiki firman Tuhan. Itulah sebabnya, mereka tidak bisa melepaskan diri dari dosa-dosa tertentu yang mengikat hidup mereka. Mengapa? Karena firman yang diselidikilah yang akan memerdekakan hidup mereka. Kita harus BERTEKUN

16/06/13

Antusias dalam merenungkan FIRMAN

Bacaan FirmanBacalah Mazmur 119:97 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Pertanyaan Renungan1. Apakah Anda mencintai Firman Tuhan?2. Apa tandanya bahwa Anda mencintai Firman Tuhan?
Apakah Anda tetap antusias merenungkan firman Tuhan? Jika Anda tidak antusias, maka perhatikan apa yang dikatakan oleh pemazmur, “Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari,”(Mazmur 119:97). Ini adalah ungkapan hati yang dalam bahwa pemazmur sangat mencintai Firman Tuhan. Perhatikan bahwa ia sangat antusias untuk merenungkan Firman Tuhan sepanjang hari. Bagaimana dengan kita? Apakah kita mencintai Firman Tuhan? Apakah kita merenungkan Firman Tuhan sepanjang hari? Apa yang kita renungkan? Jangan hanya merenungkan masalah dan persoalan yang membuat kita makin menjauh dari Tuhan. Seharusnya kita

15/06/13

Antusias dalam membaca FIRMAN

Bacaan FirmanBacalah 2 Timotius 3:16-17 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Pertanyaan Renungan1. Mengapa kita harus antusias membaca Firman Tuhan?2. Apa sajakah manfaat firman Tuhan bagi hidup kita?
Dalam renungan Saat Teduh ini, kita menemukan apa saja manfaat dari firman Tuhan bagi kita. Dalam terjemahan bahasa Indonesia sehari-hari (IBIS), ada tertulis, “Semua yang tertulis dalam Alkitab, diilhami oleh Allah dan berguna untuk mengajarkan yang benar, untuk menegur dan membetulkan yang salah, dan untuk mengajar manusia supaya hidup menurut kemauan Allah. Dengan Alkitab itu orang yang melayani Allah dapat dilengkapi dengan sempurna untuk segala macam pekerjaan yang baik,” (2 Timotius 3:16-17). Rindukah Anda menjalani hidup yang benar? Maukah Anda untuk hidup sesuai kehendak Allah? Rindukah Anda untuk diperlengkapi agar melakukan pekerjaan baik? Jika Anda mau, bangunlah antusiasme dalam diri Anda untuk membaca Firman Tuhan.

14/06/13

Antusias Untuk Mengasihi

Bacaan FirmanBacalah Matius 5:38-48 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Pertanyaan Renungan1. Bagaimana caranya kita mempraktekkan hati yang antusias untuk mengasihi? (ayat 38-47).2. Mengapa kita harus antusias untuk mengasihi? (ayat 48).
Renungan hari ini menyoroti khusus tentang antusiasme kita untuk menunjukkan kasih kepada orang lain. Kita bisa memiliki antusiasme yang tinggi untuk mengasihi seseorang yang berbuat baik kepada kita, namun bagaimana dengan mereka yang melakukan hal-hal yang negatif kepada kita? Coba Anda bayangkan sebentar, tiba-tiba Yesus berdiri di depan Anda dan berkata, “Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. Dan siapa pun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu,” (ayat 39-42). Kita harus jujur pada diri sendiri, bahwa hanya orang yang antusias untuk mengasihi yang bisa melakukannya. Mengapa? Karena kita sudah terbiasa untuk melakukan kebaikan hanya kepada mereka

13/06/13

Antusias Untuk Bertemu Yesus

Bacaan FirmanBacalah Matius 9:18-26 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Pertanyaan Renungan1. Hal apakah yang dimiliki oleh perempuan yang sakit pendarahan? (ayat 20-21). 2. Apa yang terjadi kepada perempuan ini karena antusiasmenya?(ayat 22).
Pernahkah Anda berada di tengah-tengah kerumunan orang banyak yang mau bertemu tokoh terkenal? Seperti apa rasanya ketika kerumunan itu mulai saling berdesak-desakan, saling menyikut dan saling mendorong antara satu dengan yang lain? Jika Anda pernah mengalami pengalaman yang demikian, bayangkan perempuan yang kita baca dalam renungan Saat Teduh hari ini, yang justru sudah sakit pendarahan selama dua belas tahun. Karena ia memiliki antusiasme yang membara di dalam hatinya untuk bertemu Yesus, maka ia tetap menerobos kerumunan itu. Ia bertekad dalam hatinya dengan maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubahNya. Matius menuliskan ungkapan hatinya yang antusias, "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh,"(ayat 21).

12/06/13

Penjarapun Berubah Oleh Orang Yang Memiliki Antusias

Bacaan FirmanBacalah Kisah Para Rasul 16:19-40 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Pertanyaan Renungan1. Saat terpenjara, apa yang dilakukan oleh Paulus dan Silas? (ayat 25). 2. Apa yang terjadi ketika antusiasme Ilahi dalam diri Paulus dan Silas diaktifkan?(ayat 26).
Beberapa orang yang melayani narapidana dalam penjara lewat siraman rohani dari firman Tuhan dan puji-pujian bercerita bahwa kehidupan di dalam penjara adalah kehidupan yang penuh dengan penderitaan, stres dan perasaan tertekan. Meskipun tubuh mereka sehat, tetapi jiwa mereka sangat merana dalam diri mereka. Jika para narapidana merasakan penderitaan seperti itu, bagaimana dengan Paulus dan Silas yang pakaian mereka dikoyakkan dari tubuh, lalu didera, dipukul dan disiksa oleh pembesar-pembesar? Coba bayangkan, setelah Paulus dan Silas berkali-kali didera, lalu mereka dilemparkan ke dalam penjara. Bahkan bukan hanya penjara biasa, tetapi ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat. Apakah mereka menyerah dengan kondisi yang buruk itu? Tidak. Paulus dan Silas memiliki antusiasme dalam hati mereka, seperti Lukas menulis, “Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan







INFO
KomSel





Komsel Setiap Hari Jumat Jam 20:00 WIB Tuhan Yesus Memberkati.

Semua Materi Bahan Sate diambil dari www.abbalove.org



ABBALOVE SERPONG
Ruko Jasmine Blok HA/1 No.2-6 Gading Serpong







God Bless You.

Daftar Blog Favorit