Met pagi teman-teman semua tetap antusias khan membaca sharing yang dibagikan. Teman-teman juga bisa sharing kebenaran Firman Tuhan yang didapat, saya percaya sangat memberkati kita semua, karena hikmat dan pewahyuan Tuhan berikan cuma-cuma kepada setiap kita dan kitapun berikan dengan cuma-cuma juga kepada orang lain untuk bersama-sama bertumbuh.
Apa yang saya dapat dari ayat diatas untuk bisa dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari adalah:
1. Murid wajib hidup dalam kebenaran Firman Tuhan.
Seperti Petrus, kita juga mempunyai kewajiban untuk memberitakan Injil kepada semua orang yang dia hidupi. Menjadi murid harus belajar hidup dalam kebenaran Firman Tuhan sehingga orang dapat melihat ada Tuhan dalam perkataan dan perbuatan kita setiap hari. Sehingga kebenaran Firman yang kita hidupi membawa dampak bagi orang disekitar kita untuk kita menangkan.
Jangan menyerah jika kita kembali jatuh dalam dosa, tetapi cepatlah berbalik dan berusaha lagi untuk hidup dalam kekudusan. Roh Kudus akan menolong kita untuk bisa lepas dari segala ikatan-ikatan tipu daya iblis.
2. Murid tidak membatasi kuasa Roh Kudus.
Sebagai murid yang dimuridkan dan memuridkan, kita sering memakai asumsi-asumsi
negatif dalam menilai seseorang, pikiran-pikiran itu timbul karena kita melihat apa yang kelihatan sehingga tanpa kita sadari kita sedang membatasi kuasa Roh Kudus bekerja. Kita harus selalu belajar berpiikir positif dan biarkan kuasa Roh Kudus mengajar dan menolong kita untuk melakukan amanat agung Tuhan Yesus dalam hidup kita.
negatif dalam menilai seseorang, pikiran-pikiran itu timbul karena kita melihat apa yang kelihatan sehingga tanpa kita sadari kita sedang membatasi kuasa Roh Kudus bekerja. Kita harus selalu belajar berpiikir positif dan biarkan kuasa Roh Kudus mengajar dan menolong kita untuk melakukan amanat agung Tuhan Yesus dalam hidup kita.
Saya juga masih banyak kekurangan dalam melakukan 2 hal diatas. Sebagai murid saya harus belajar lebih berani lagi dalam menyampaikan kebenaran Firman Tuhan, tutur kata dan perbuatan saya juga harus mencerminkan kebenaran Firman sehingga saya tidak menjadi seperti orang Farisi. Saya belajar berpikiran positif kepada siapapun yang dikirim Tuhan melalui komsel, pemuridan, pelayanan dll. Saya tidak mau membatasi kuasa Roh Kudus bekerja dalam kehidupan saya dan komunitas saya.
Amin.
Sharing from Yanto

Tidak ada komentar:
Posting Komentar