Tuhan kadang mengijinkan melalui permasalahan kita dibentuk dan diproses untuk terus naik dan bukan turun. Seperti Filipus salah satu murid yang di utus ke Samaria. Di salah satu kota ia memberitakan Injil dan membuat banyak kesembuhan dan mujizat.
Dari kisah di ayat ini kita bisa belajar 3 hal sbb:
1. Menjadi murid yang siap diutus.. Ay. 5-13
Kita bisa belajar dari Filipus, saat aniaya besar terjadi di Yerusalem, dia di utus ke Samaria dan disana dia melakukan amanat agung dan terjadi banyak mujizat dan sukacita besar. Ketaatan kepada pemimpin saat kita diutus, kemanapun dan apapun prosesnya kita belajar untuk mentaatinya dan siap melakukannya dengan sukacita.
2. Menjadi murid yang saling mendukung. Ay. 14-17
Saat Filipus melakukan amanat agung, rasul-rasul mendengar kabar sukacita itu dan mengirimkan Petrus dan Yohanes kesana untuk mencurahkan Roh Kudus kepada orang percaya di
Samaria. Mereka bekerjasama saling mendukung dan menguatkan satu sama lain. Sebagai murid kita tidak bisa bergerak sendiri, tetapi kita harus bergerak bersama-sama untuk saling mendukung dalam memenangkan banyak jiwa-jiwa baru.
3. Menjadi murid yang menjaga kekudusan. Ay. 18-25
Petrus tidak tergiur dengan Simon mantan penyihir yang akan memberinya uang jika Petrus mau memberikan kuasa seperti yang dipunyainya. Petrus menjaga kekudusannya dan mengajar Simon tentang kebenaran Firman Tuhan dan menasihatinya supaya bertobat karena hawa nafsunya itu. Kitapun banyak mengalami godaan dalam menjaga kekudusan kita sebagai murid Kristus. Apapun caranya iblis ingin menipu kita supaya kita jatuh dalam tipu dayanya. Lawan iblis dengan kebenaran Firman Tuhan.
Menjadi murid Kristus perlu hati yang tulus/rela, siap merendahkan hati, siap melepaskan ego dan kesombongan kita. Saat kita tidak memiliki ketulusan hati, pasti kita sulit menjadi murid yang taat untuk siap diutus, saling mendukung dan menjaga kekudusan. Kerelaan hati menjadi salah satu dasar kuat bagi setiap murid untuk terus bertumbuh dalam mempraktekkan kebenaran Firman Tuhan. Haleluyaa Amin
Sharing from Yanto
Sharing from Yanto

Tidak ada komentar:
Posting Komentar