20/11/08

10 Alasan Untuk Percaya Pada Iman Kristen

1. Pelopornya Memiliki Kredibilitas
Kristus berkata bahwa Ia datang dari surga untuk mati bagi dosa-dosa kita dan untuk membawa semua orang yang percaya kepada-Nya kepada Bapa. Secara logika, bisa saja Ia dianggap sebagai seorang penipu, gila, atau Raja Surgawi. Pra pengikut-Nya telah melihat perbuatan ajaib-Nya, mendengan ajaran-Nya, memperhatikan kehidupan-Nya yang tanpa cela, menyaksikan kematian-Nya yang mengerikan, dan melihat kebangkitan-Nya.
Mereka menyimpulkan, "Dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah" (Yoh.6:69).

2. Kitabnya Dapat Dipercaya
Ditulis dalam periode waktu lebih dari 1600 tahun oleh 40 penulis yang berbeda, Alkitab menceritakan satu cerita yang dimulai dengan penciptaan dan diakhiri oleh awal gerbang keabadian. Integritas dari catatan sejarah dan geografinya ditunjang oleh arkeologi. Ketepatan pencatatan Alkitab telah dikonfirmasikan oleh Gulungan Qumran dari Laut Mati

3. Penjelasannya Untuk Kehidupan
Semua sistem agama mencoba untuk memberikan arti tentang keberadaan kita, menjelaskan keinginan kita akan makna kebenaran itu, menjelaskan masalah kesengsaraan, dan kematian yang tak dapat dihindarkan.
Kristuslah yang menyatakan bahwa ada seorang Bapa yang memperhatikan setiap burung pipit yang jatuh, seorang Bapa yang bahkan menghitung jumlah rambut di kepada kita (Mat.10:29-31), yang menunjukkan betapa Ia peduli akan semua yang Ia ciptakan. Dialah Kristus yang menjelma menjadi manusia untuk merasakan apa yang manusia rasakan, kemudian menderita dan mati menggantikan kita.

4. Kesinambungan Dengan Masa Lalu
Mereka yang percaya kepada Kristus berarti menerima Pencipta dan Tuhan yang sama, seperti yang disembah oleh Adam, Abraham, Sarah dan Salomo. Iman Kristen bukanlah sesuatu yang baru dengan Kristus. Dari Kejadian sampai Wahyu adalah merupakan satu kisah. Itu adalah cerita tentang Dia dan kita. (Kis.2:22-40; 1 Kor.15:1-8).

5. Pangakuan Yang Memiliki Dasar
Orang Kristen yang mula-mula adalah para saksi yang mempertaruhkan hidup mereka untuk memberitahukan kepada dunia bahwa mereka telah menyaksikan seorang yang tidak bersalah, mati dan tiga hari kemudian secara ajaib bangkit kembali (Kis.5:17-42). Mereka bersaksi bahwa Yesus disalibkan di bawah pemerintahan gubernur Roma Pontius Pilatus. Tubuh-Nya dikubur dan ditutup di dalam kubur yang dipinjam. Para penjaga ditempatkan untuk menjaga dan mencegah adanya pengrusakan kubur. Namun tiga hari kemudian, kuburan menjadi kosong dan para saksi mempertaruhkan hidup mereka untuk
menyatakan bahwa Ia hidup.

6. Kuasanya Untuk Mengubah Hidup
Bukan saja para murid yang pertama-tama yang telah diubahkan secara dramatis. Paulus, salah satu dari musuh terbesar mereka, diubahkan dari seorang pembunuh orang Kristen menjadi salah satu pembela mereka (Gal.1:11-24). Di kemudian hari ia menulis tentang kuasa yang mengubahkan hidup ini. "Janganlah sesat! orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam kerajaan Allah. Dan beberapa orang di antara kamu dimikianlah dahulu. Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita" (1 Kor.6:9-11).

7. Analisisnya Terhadap Sifat Manusia
Banyak orang ingin percaya bahwa masalah-masalah kita berakar dari ketidakpedulian, apa yang kita makan, dan pemerintah. Namun Yesus berkata, "Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat. Itulah yang menajiskan orang". (Mat.15:19-20)

8. Pandangannya Terhadap Apa Yang Dicapai Manusia Setiap generasi mengharapkan yang terbaik. Kita berperang untuk mengakhiri segala perang. Kita mengembangkan teori pendidikan yang akan menghasilkan anak-anak yang lebih mengerti kebenaran. Kita mengerti teknologi yang akan membuat hidup menjadi lebih mudah bagi kita. Namun, lepas dari usaha-usaha manusia dan harapan-harapan mereka yang tinggi, dunia ini
tetap saja sedang mendekati saat-saat akhir yang mengerikan sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Alkitab (Mat.24:5-31; 2 Tim.3:1-5).

9. Pengaruhnya Terhadap Masyarakat
Seorang tukang kayu dari Nazaret telah mengubahkan dunia. Kalender dan dokumen - dokumen tercatat menjadi saksi bisu akan kelahiran-Nya. Nilai dasar kekristenan menjadi fondasi moral masyarakat, etika dalam bekerja, dan usaha pemulihan sosial.

10. Tawarannya Akan Keselamatan
Iman Kristen menawarkan pengampunan dan penerimaan sebagai anggota keluarga Allah bila kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Juru Selamat (Rm.10:9-13). Keselamatan yang Yesus tawarkan tidak tergantung pada apa yang telah kita perbuat untuk Dia, tetapi bergantung pada apa yang telah Dia perbuat bagi kita. Keselamatan ini membutuhkan pengakuan kita akan dosa dan kegagalan kita. (Ef.2:8-10).

Anda tidak sendirian apabila Anda masih belum yakin dengan masuk akalnya iman terhadap Kristus. Namun, ingatlah bahwa Yesus mengatakan bahwa kita tidak perlu mencari jalan keluar terhadap keragu-raguan kita. Ia berfirman, "Barang siapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri"
(Yoh.7:17). Apabila Anda melihat bahwa iman kepada Kristus adalah masuk akal, Alkitab menawarkan kepada Anda janji yang meyakinkan ini: "Tetapi semua orang yang menerima -Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya" (Yoh.1:12). Keselamatan yang Kristus tawarkan bukanlah suatu imbalan atas usaha, tetapi suatu anugerah bagi semua orang yang menaruh percaya pada-Nya



Tidak ada komentar:








INFO
KomSel





Komsel Setiap Hari Jumat Jam 20:00 WIB Tuhan Yesus Memberkati.

Semua Materi Bahan Sate diambil dari www.abbalove.org



ABBALOVE SERPONG
Ruko Jasmine Blok HA/1 No.2-6 Gading Serpong







God Bless You.

Daftar Blog Favorit